JAJARAN LANTAMAL VIII DUKUNG PERCEPATAN VAKSINASI DI WILAYAH KERJANYA

Manado 9 Desember 2021,… Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII Manado mendukung percepatan vaksinasi di Wilayah Kerjanya meliputi Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Tolitoli. Kegiatan tersebut dilaksanakan Lantamal VIII beserta Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) dibawah jajarannya. Kamis (9/12).

 

Menghadapi liburan Natal dan Tahun Baru, Danlantamal VIII Manado Brigjen TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya, S.E., CFrA. menyerukan kepada jajarannya untuk terus menyelenggarakan serbuan vaksinasi covid-19 di wilayah kerja masing-masing untuk membantu Pemerintah Daerah.

Hal tersebut disampaikan Danlantamal VIII sebagai implementasi dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono dalam memutus rantai penularan covid-19 dan membantu pemerintah untuk percepatan vaksinasi di tanah air.

 

Balai Kesehatan (BK) Markas Komando Lantamal VIII yang setiap hari melayani vaksinasi pada hari ini memberikan vaksinasi kepada empat orang, dimana dua orang suntikan dosis pertama dan tiga orang dosis kedua menggunakan vaksin jenis Sinovac dan Astrazeneca.

 

Sementara itu, bertempat di Kelurahan Tombulilato Kecamatan Bone Raya, sejumlah tenaga kesehatan Lanal Gorontalo berhasil memberikan vaksin kepada 273 orang dimana 196 orang dosis pertama dan 22 orang dosis kedua menggunakan jenis vaksin Sinovac dan Moderna.

Selanjutnya vaksinasi rutin bertempat BK Lanal Tahuna dengan lima orang vaksinator dan lima orang pendukung memberikan vaksinasi jenis Sinovac dan Astrazeneca dosis pertama kepada 4 orang dosis pertama dan 16 orang dosis kedua. 

 

Sedangkan Lanal Tolitoli melaksanakan serbuan vaksinasi di Kantor Desa Ginunggung Kecamatan Galang, Tolitoli berhasil memberikan vaksinasi kepada 88 orang, 47 orang dosis pertama dan 41 dosis kedua dengan vaksin jenis Sinovac.

Selama kegiatan vaksinasi Covid-19 di beberapa tempat jajaran Lantamal VIII tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan sampai dengan selesai pelaksaaan vaksinasi tidak ditemukan adanya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).