Latihan Bersama Cooperation Afloat Readiness And Training (CARAT) 2021 Secara Resmi Ditutup

 

TNI AL Koarmada II Surabaya, 11 Nopember 2021.

Setelah resmi dibuka latihan bersama ajang untuk meningkatkan kemampuan perang prajurit TNI AL dan US Navy pada 1 Nopember 2021 yang lalu oleh Kepala Staf Koarmada II Laksma TNI Rachmad Jayadi, hari ini (10/11) Dansatkor Koarmada II Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo selaku Komandan Gugus Tugas Carat 2021 mewakili Pangkoarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H., M.A.P., M.Tr.(Han)., secara resmi menutup Latihan Bersama Cooperation Afloat Readiness And Training (CARAT) 2021 bertempat di Auditorium Puslatkaprang Komando Latihan Koarmada II. Rabu (10/11).

Acara dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan kebangsaan kedua negara yaitu Amerika Serikat dilanjutkan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya Dansatgas Carat 2021 menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan dan pelepasan tanda peserta perwakilan delegasi kedua negara menandai bahwa latihan bilateral antara Angkatan Laut Indonesia dengan Amerika Serikat ini telah selesai. Upacara penutupan juga turut disaksikan melalui sarana video conference oleh Capt.Tom Ogden sebagai Commander of Destroyer Squadron 7 (Comdesron 7) sekaligus sebagai key speaker US Navy.

Dalam sambutannya Kolonel Heri-sapaan karib Dansatkor Koarmada II mewakili Pangkoarmada II menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Capt Thomas Ogden, “Kami mewakili Pangkoarmada II beserta seluruh peserta latihan yakin setelah kegiatan latihan bersama ini akan semakin meningkatkan hubungan persahabatan antara kedua negara, kami yakin hubungan ini akan berlanjut dan bertambah kuat di masa mendatang“, ungkapnya.

“Melalui latihan ini, kami yakin kemampuan teknis dan taktis tempur peperangan laut, serta interoperabilitas dalam menghadapi tantangan keamanan maritim para prajurit TNI AL semakin meningkatkan dan professional“, pungkas Kolonel Heri.

Dalam latihan CARAT 2021, TNI AL mengerahkan 5 unsur alutsista dan 10 Tim Pendukung. Antara lain KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Diponegoro-365, KRI Singa-651, Pesawat CN-235 MPA, dan Heli. Kemudian Tim Kopaska, Tim MINEX, Tim Force Protection detection, Tim Force Protection, Tim Diving/Salvage Teams, Tim Kesehatan, Tim Maritime Domain Awareness (SMEE), Tim Legal Team (SMEE), Marinir (SMEE), dan Band Koarmada II.

Sedangkan dari pihak USN, melibatkan USS Jackson, USNS Millinocket, Heli MH60S, VBSS Team, P-8A Poseidon. Juga sejumlah timpendukung yang terdiri dari Force Protection Team (SMEE), Public Affairs and C7F Band (SMEE), Medical Team (SMEE), MDA Team (SMEE), Legal Team (SMEE), Dive/Salvage Team, MINEX Team (SMEE), EOD Team, serta USMC Amphibious Warfare Team (SMEE).

(Pen2).