DANLANTAMAL VII IKUTI PENGARAHAN KASAL MELALUI VICON

Lantamal VII – Disela-sela kegiatan acara peresmian Kampung Bahari Nusantara Desa Tablolong, Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VII Laksamana Pertama TNI IG. Kompiang Aribawa, CHRMP., mengikuti pengarahan Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., melalui Video Conference, bertempat di Kantor Kepala Desa Tablolong, Kec. Kupang Barat, Kab. Kupang, NTT. Kamis (26/08/2021).

Pengarahan Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., melalui Vicon tersebut juga diikuti oleh seluruh Pangkotama dan para Komandan Lantamal serta Komandan Satuan di jajaran TNI AL di seluruh Indonesia tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan memakai masker, menjaga jarak dan membatasi yang hadir mengikuti.

Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam pengarahannya memberikan penekanan dan kebijakan strategis di bidang Wasrik/pengawasan, bidang perencanaan dan anggaran, bidang intelijen, bidang operasi dan latihan, bidang logistik, bidang personel dan bidang potensi maritim serta penekanan umum di bidang aturan, kemarkasan dan personel.

 

Adapun beberapa penekanan dan kebijakan strategis yang harus dilaksanakan antara lain : Bidang Wasrik agar memperbaiki dan menindaklanjuti semua temuan-temuan dari Tim BPK, Irjenal dan Irjen TNI, supaya kedepannya lebih baik, jangan di tutup-tutupi dan di tindaklajuti dengan ujipetik; Untuk daya serap yang masih kecil yaitu 50,32% di bidang anggaran dan perencanaan, untuk para Asrena, Kakuwil dan Pekas agar di cek kendala-kendalanya dan dalam Renaku tahun 2022 supaya anggaran TNI AL tepat sasaran dengan rencana pemeliharaan yang tidak masuk akal jangan terjadi lagi; Agar laporan intelijen (Puldata) di tindaklanjuti, jangan sampai terjadi persaingan antara intelijen dengan operasi, semua unsur-unsur yang sedang operasi di daerah maritim dibekali dengan misi intelijen, melaksanakan pengawasan dan pengamanan terhadap prajurit TNI AL dan keluarganya; Bidang Opslat agar ditingkatkan dengan pengendalian dan perencanaan pola operasi bagi unsur-unsur yang melaksanakan operasi. Apabila berpapasan dengan kapal perang asing laksanakan latihan bersama.

 

Selain itu dalam perekrutan atau penerimaan prajurit TNI AL dilaksanakan di Lantamal, Lanal-Lanal hanya untuk tempat pendaftaran atau pemeriksaan administrasi dan kemampuan renang dalam tes samapta menjadi komponen utama serta memperhatikan masa dinas prajurit yang berada di luar jawa untuk kesejahteraan prajurit dan keluarga; Penggunaan BBM harus di awasi jangan sampai terulang lagi kasus penyalahgunaan, apabila melakukan penjualan langsung di sidang DKP atau tabiat, ajukan anggaran untuk mendukung fungsi 5R Lantamal dan Lanal seperti penggantian truck Lyn prajurit dengan bus AC untuk kenyamanan; agar membuat sejarah tentang berdirinya satuan masing-masing; melaksanakan publikasi kegiatan satuan secara masiv untuk melatih berbicara di depan media dan personel Pomal dalam kegiatan pengawalan pejabat bersikap santun dan tidak arogan.

 

Setelah pengarahan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Dalam kesempatan tersebut Danlantama VII melaporka perkembanga pembanguna Kolam renang yang di perikan medio bulan Oktober selesai dan siap diresmikan, untuk Posal Atapupu agar ditingkatkan kelasnya menjadi Lanal type “D” dikarenakan di wilayah perbatasan RI – Timor Leste, disana TNI AD ada Kodim, Polri sudah setingkat Polres. Selama kegiatan Vicon berjalan aman dan lancar.

 

 

Hadir mendampingi Vicon pengarahan Kasal : Asintel Danlantamal VII, Asops Danlantamal VII, Aslog Danlantamal VII dan Aspotmar Danlantamal VII.

 

By. Dispen Lantamal VII