SERBUAN VAKSINASI TNI AL LANAL BALIKPAPAN SASAR ANGGOTA KRI DAN MASYARAKAT

Balikpapan – Dalam rangka mendukung percepatan penanganan Covid-19, baru-baru ini TNI AL Lanal Balikpapan melanjutkan kegiatan serbuan vaksinasi massal menyasar kepada masyarakat, selain itu juga menyasar anggota KRI yang sedang melaksanakan sandar di wilayah kerja Lanal Balikpapan, bertempat di Balai Kesehatan Mako Lanal Balikpapan.

 

Dikarenakan Lanal Balikpapan mempunyai tugas pokok diantaranya melaksanakan Patkamlatas dan pemberdayaan potensi maritim serta menyelenggarakan dukungan administrasi logistik dan pelayanan kesehatan bagi unsur KRI yang sandar di wilayah kerja Lanal Balikpapan, maka pada kesempatan tersebut Lanal Balikpapan berupaya melaksanakan serbuan vaksinasi bagi personel KRI Sidat-851 yang akan melaksanakan tugas operasi Kamla di Perairan Laut Kalimantan. Kegiatan ini seperti biasa dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Balikpapan Kolonel Laut (P) Siswo Widodo, S.T., didampingi seluruh Perwira Staf Lanal Balikpapan.

 

Sebelum turun dari KRI, seluruh personel dilaksanakan screening kesehatan oleh Tim Kesehatan dari BK Lanal Balikpapan yang meliputi, pengecekkan suhu tubuh dan pemeriksaan swab antigen, selanjutnya Paur Kesum BK Lanal Balikpapan Lettu Laut (K) dr. Muh. Ridwan yang sekaligus bertindak sebagai Katim Vaksinator berkoordinasi dengan personel Kesehatan yang ada di KRI untuk mendata personel yang belum melaksanakan vaksin. Akhirnya sebanyak 60 dosis vaksin jenis Sinovac berhasil disuntikkan kepada personel KRI Sidat- 51 dan masyarakat maritim di sekitar Kota Balikpapan.

 

Komandan Lanal Balikpapan Kolonel Laut (P) Siswo Widodo, S.T. mengatakan, “kegiatan serbuan vaksinasi ini diselenggarakan untuk mendukung personel KRI Sidat-851 yang akan melaksanakan tugas operasi Kamla di Perairan Laut Kalimantan dengan harapan dapat terhindar dari penyebaran Covid-19. Disamping itu, Lanal Balikpapan juga menyasar masyarakat maritim yang mayoritas bekerja di Pelabuhan, mengingat bahwa pelabuhan adalah tempat yang mobilitas masyarakatnya sangat tinggi sehingga dampak penyebaran Covid-19 lebih besar. Harapan kedepan, dengan terlaksananya kegiatan ini, Covid-19 di Indonesia khususnya di Balikpapan dapat hilang dan masyarakat dapat hidup sehat”.