ASOSP DANLANTAMAL VII MENGAHDIRI RAPAT KOORDINASI PENGAWASAN WPP-NRI  

Lantamal VII – Asisten Opersi (Asosp) Danlantamal VII Kolonel Laut (P) Jales Jamca Jayamahe mengahdiri rapat koordinasi pengawasan WPP-NRI melalui Video Converence (Vicon) bertempat di Ruang Rapat Danlantamal VII, Mako Lantamal VII, Jl. Supul Raya, Bolok, Kupang, Prov. NTT. Rabu (07/07/2021).

Rapat yang dipimpin Deputi Bidang Sumber Daya Maritim Bakamla RI Bapak Dr. Ir. Safri Burhanuddin, DEA., bertujuan Peningkatan peran stakeholders pengawasan sumber daya ikan di WPP-NRI sangat strategis dalam mendukung kebijakan percepatan pemulihan perekonomian nasional dan kontribusi penerimaan negara di bidang kelautan dan perikanan khususnya perikanan tangkap. Untuk maksud tersebut, dibutuhkan komitmen dan konsistensi dalam mewujudkan sistem pengendalian dan pengawasan terintegrasi IUU Fishing, serta pengawalan kapal perikanan nasional untuk peningkatan produktivitas perikanan tangkap baik di perairan kepulauan (WPP 711, 712, 713, 714, 715 dan 718) maupun yang berbatasan langsung dengan Zona Ekonomi Ekslusif Indonesai (ZEEI) Samudera Hindia (WPP 571, 572, dan 573) dan Samudera Pasifik (WPP 716 dan 717). 

 

Beberapa hal yang menjadi fokus perhatian saat ini antara lain:  1. Kapasitas pusat pengendalian dan kapal pengawas masing-masing Satuan Pengawasan; 2. Prospektif integrasi sistem Pusat Pengendalian (PUSDAL) dan Operasi Kapal Pengawas antar Satuan Pengawasan untuk operasi pengawasan perikanan tangkap; 3. Peran lembaga pengawasan (TNI-POLRI, BAKAMLA, KKP, KEMENHUB, KEMENKEU) dan Satuan Kapal Pengawas terhadap perlindungan dan pengawalan kapal perikanan nasional skala menengah dan besar; 4. IUU Fishing kapal berbendera asing, pengawasan dan pengawalan kapal perikanan nasional.

Hadir dalam rapat tersebut : Kabakamla RI; Kabaharkam Polri; Deputi Bid. Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi; Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan; Dirjen Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan; Dirjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan; Dirjen Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan; Asisten Operasi Kepala Staf TNI-AL; Direktur Pemantauan dan Operasi Armada, Ditjen PSDKP –  KKP; Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Perikanan, Ditjen PSDKP- KKP; Direktur Perizinan dan Kenelayanan, Ditjen Perikanan Tangkap – KKP; Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan, Ditjen Perikanan Tangkap – KKP; Direktur Kepelabuhanan Perikanan, Ditjen Perikanan Tangkap –  KKP; Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Ditjen Perhubungan Laut – Kementerian Perhubungan; Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Ditjen Perhubungan Laut – Kementerian Perhubungan; Dirpolair Baharkam Polri; Danguskamla Koarmada I, II, III; Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut I sampai XIV, Kepala Kantor Keamanan Laut Zona Maritim Timur, Tengah dan Barat; Kepala Pangkalan PSDKP Lampulo, Batam, Jakarta, Benoa, Bitung, Tual; Kepala Stasiun PSDKP Cilacap,  Belawan,  Kupang,  Pontianak, Tarakan, Tahuna, Ambon dan Biak.

Kegiatan ini selaras dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. dalam kutipan menyampaikan “Jalin Soliditas dengan segenap komponen pertahanan negara dan keamanan negara menuju sinegritas dalam kesemestaan”.

 

 

By. Dispen Lantamal VII.