DANLANTAMAL XIII MELAKSANAKAN KOMSOS DENGAN MASYARAKAT MAMOLO KAB. NUNUKAN KEMBANGKAN KONSEP KAMPUNG BAHARI NASIONAL (KBN)

TARAKAN – Kebijakan TNI AL untuk mengembangkan konsep Kampung Bahari Nasional (KBN) perlu segera diimplementasikan. Oleh karenanya, Komandan Pangkalan Utama TNI AL XIII (Danlantamal XIII) Tarakan Laksamana Pertama TNI Edi Krisna Murti bersama Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Nunukan Letkol Laut (P) Nonot Eko Febrianto, S.E., CTMP. didampingi Asisten Operasi (Asops) Danlantamal XIII, Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol) Lantamal XIII dan Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan XIII), perlu melaksanakan study lapangan yang berlangsung di Jl. Yos Sudarso, Rt. 1, Tanjung Harapan, Kampung Mamolo, Kec. Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), Jum’at (21/05/21).

 

Study lapangan yang dilakukan Danlantamal XIII bersama rombongan bertujuan agar konsep Kampung Bahari Nasional (KBN) dapat tepat sasaran dan berkelanjutan. Hasilnya adalah Kampung Mamolo dapat dijadikan KBN di bidang ekonomi dengan alasannya mayoritas masyarakat Kab. Nunukan khususnya Mamolo sudah lama menggeluti pekerjaan sebagai petani rumput laut.

 

Setelah dilakukan komunikasi sosial antara tokoh masyarakat di Mamolo dengan pihak TNI AL, keluhan yang dirasakan masyarakat adalah terkait adanya limbah plastik dan sabun hasil buangan air cucian rumput laut, pencurian hasil rumput laut dan peralatan pengeringan rumput laut.  Sebagai tahap awal perencanaan KBN, Danlantamal XIII dan Danlanal Nunukan menginisiasi masyarakat untuk membuat keseragaman warna sampan dan diberi kode nomor. Tujuannya untuk memudahkan pengawasan dari pencurian rumput laut oleh sampan-sampan yang tidak dikenal saat memasuki ke area lahan rumput laut milik petani Mamolo.

 

Dispen Lantamal XIII, Koarmada II.