PRAJURIT POSAL ENDE BEKERJA SAMA DENGAN TIM SAR GABUNGAN EVAKUASI PERAHU MOTOR YANG TENGGELAM DIHANTAM OMBAK

Lanal Maumere – Prajurit Pos TNI AL (Posal) Ende bekerja sama dengan Potensi Sar Gabungan, Tim rescue unit siaga SAR Ende dan Polairud Ende melaksanakan evakusi kecelakaan Kapal KM Empat Bersaudara yang berjarak 2,29 kilometer dari pelabuhan Pulau Ende, Desa Raporendu, Kec. Nangapanda, Kab. Ende, Prov. NTT. Sabtu (03/04/2021).

Kapal Motor Empat Bersaudara dengan rute Pulau Ende-Kampung Numba Basa Kabupaten Ende, NTT tersebut tenggelam karena dihantam ombak, sekitar pukul 12.30 Wita. Kapal Motor tersebut memuat 24 orang penumpang.

Berdasarkan informasi dan keterangan saksi bahwa di tengah laut, kapal Bpk. Abdul Hamid Weby (pemilik kapal) diterpa ombak dengan ketinggian 1-2 meter meter dari arah sebelah kiri yang  mengakibatkan perahu motor miring ke kanan dan setelah itu datang lagi gelombang dari arah kanan setinggi 1 meter lebih dan airnya langsung memasuki perahu motor yang sudah miring ke kanan, setelah melihat air memenuhi lambung perahu motor dan akan tenggelam yang mana  semua penumpang langsung melompat dari atas perahu motor dan mencari pertolongan, pada saat perahu motor tenggelam.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, Potensi SAR yang berada di wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere di antaranya Lanal Maumere, Dipolair Polda NTT, Polres Ende, Kodim Ende, BPBD Ende, Pos AL Ende, KSOP Ende, dan Polair Ende melaksanakan koordinasi untuk segera melaksanakan proses evakuasi.

Pukul 12.40 Wita, tim SAR gabungan yang terdiri dari dua rang tim rescue unit siaga SAR Ende, Pos AL Ende satu orang, Polairud Ende satu, menggunakan rubber boat 30 PK unit siaga SAR Ende serta anggota Polsek Pulau Ende dan nelayan dengan menggunakan 20 perahu bergerak menuju titik koordinat 8° 50′ 28.11″S  – 121°31`19.52″ E tenggelamnya KM tersebut.

Dari penumpang berjumlah 24 orang perahu motor berhasil diselamatkan dan 1 (satu) diantaranya merupakan seorang bayi laki-laki berumur 1 tahun ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sementara itu, para penumpang yang selamat kembali ke rumah masing-masing dan 6 orang penumpang yang lain masih berada di Puskesmas Achmad Yani Pulau Ende melaksanakan perawatan medis.

Kegiatan SAR gabungan tersebut selaras dengan perintah harian Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam kutipan yang mengatakan “Jalin soliditas dengan segenap komponen pertahanan dan keamanan negara menuju sinegritas dalam kesemestaan dan Jaga kepercayaan negara dan rakyat kepada TNI Angkatan Laut melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, bangsa dan negara serta keberadaan TNI AL dimanapun berada harus bermanfaat bagi masyarakat sekitar.”

 

/ Dispen Lantamal VII