DANLANAL MELONGUANE BERIKAN PENGHARGAAN KEPADA PELAJAR

Manado 9 Maret 2021,… Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan beberapa lomba tema nasionalisme yang diikuti oleh pelajar SD, SMP dan SMK di Pulau Miangas beberapa waktu lalu, Letkol Marinir Adi Sucipto, S.T., M.Tr.Hanla selaku Komandan Lanal Melonguane melalui Kapten Laut (P) Maman Badruzaman (Pgs Danposal Miangas) memberikan piagam penghargaan kepada para peserta lomba maupun panitia penyelenggara dan khusus kepada para pelajar pemenang lomba, Danlanal memberikan tambahan berupa uang pembinaan.

Pemberian penghargaan dilaksanakan di Posal Miangas dengan dihadiri oleh Pgs Danposal Miangas beserta istri, anggota Posal Miangas, perangkat desa Miangas, perwakilan guru dari masing-masing sekolah serta para pelajar peserta lomba. Acara berjalan dengan tertib dan lancar serta menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

 

Atas terselenggaranya kegiatan tersebut, Danlanal Melonguane mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajarannya yang bertugas di Posal Miangas, seluruh pihak yang telah mendukung (perangkat kecamatan/desa dan pihak sekolah) serta kepada seluruh pelajar di Pulau Kecil Terdepan di beranda paling Utara NKRI yang telah semangat dan antusias mengikuti lomba-lomba tersebut. Pamen Korps Marinir berpangkat Letkol yang beberapa kali bertugas di daerah terpencil di wilayah NKRI ini juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap karya-karya para peserta lomba yang menurutnya bagus-bagus. “Apa yang adik-adik pelajar gambar dan tuliskan melalui kalimat-kalimat yang indah, sesungguhnya memproyeksikan fikiran, harapan/keinginan akan masa depan dan cita-cita mereka serta menyiratkan jiwa bahari dan rasa cinta tanah air yang tinggi” ujar Danlanal Melonguane.

 

Mengakhiri pernyataannya, Perwira alumni AAL, Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) dan Seskoal ini kembali menyampaikan harapannya agar semua pihak terkait untuk terus memberikan perhatian khusus dan lebih kepada masyarakat yang berada dan tinggal di pulau-pulau kecil terdepan di wilayah perbatasan NKRI. Tantangan hidup di perbatasan, apalagi dengan karakteristik berupa wilayah kepulauan yang berada di bibir samudera jauh lebih tinggi dibanding wilayah-wilayah lainnya, untuk itu diperlukan strategi dan perhatian khusus untuk membangun wilayah tersebut agar benar-benar menjadi beranda kokoh, indah, maju, memiliki ketahanan nasional yang kuat serta membanggakan. ”Semoga hal tersebut dapat segera terwujud”, pungkasnya.