POS TNI AL KOLO AMANKAN 2 KAPAL BERMUATAN 92 EKOR SAPI ILEGAL DI PERAIRAN BONTO BIMA

 

Lanal Mataram – Dua kapal bermuatan 92 ekor sapi dari Kab. Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), tujuan Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), diamankan anggota Pos TNI AL (Posal) Kolo di sekitar perairan Bonto, Asokota, Kota Bima, yang lokasinya tak jauh dari dermaga Pelabuhan Tanjung Bima. Sabtu (13/02/2021).

Dalam mendukung penerapan kebijakan dan peraturan pemerintah daerah yang tertuang dalam Pergub No 38 tahun 2019 tentang Pedoman Pengeluaran atau Pemasukan Ternak di Provinsi Nusa Tenggara Barat terkait pencegahan penularan penyakit pada hewan ternak di kota dan kabupaten se-NTB, Komandan Pos TNI AL Kolo menyerahkan temuan 92 ekor sapi yang diangkut oleh KM Bandar Garam (sejumlah 31 ekor) dan KM Putra Kembar (sejumlah 61 ekor) kepada pihak terkait yaitu Karantina Kabupaten Bima, Dinas Peternakan Kabupaten Bima, dan KSOP Kabupaten Bima.

Kedua kapal tersebut berasal dari Kabupaten Manggarai, Flores, NTT yang membawa 92 ekor sapi dengan tidak disertai dokumen karantina dari daerah asal sehingga dikhawatirkan akan menularkan penyakit Brucellosis pada hewan ternak sapi. Selanjutnya pada hari Minggu tanggal 14 Februari 2021 diselenggarakan Penandatanganan Pernyataan Kesepakatan Bersama tentang Penolakan muatan sapi 92 ekor yang diangkut menggunakan 2 kapal tersebut untuk di kembalikan ke daerah asal yaitu Kab. Manggarai Provinsi NTT. Selama pengembalian kapal dan muatan ke daerah asal berjalan dengan aman.

Dalam kesempatan yang lain, Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Suratun, S.H., menyampaikan “Ini merupakan wujud sinergitas antara TNI dalam hal ini TNI Angkatan Laut, dan pada khususnya Pangkalan TNI AL Mataram dengan Pemerintah daerah dalam menegakkan hukum dan peraturan yang berlaku skala nasional dan juga yang berlaku di daerah”.

 

/ Dispen Lantamal VII