LANAL MELONGUANE KIRIM HASIL KETAHANAN PANGAN BANTU KRISIS PANGAN DI PULAU MIANGAS

Manado 3 Februari 2021,… Cuaca buruk yang terjadi beberapa waktu terakhir telah membawa beberapa dampak buruk bagi masyarakat di wilayah perbatasan, tidak terkecuali di Miangas Kepulauan Talaud. Cuaca buruk tersebut menjadikan semakin sulitnya kapal-kapal untuk untuk menjangkau pulau tersebut terutama untuk mengangkut kebutuhan masyarkat Miangas seperti kebutuhan pangan, BBM dan kebutuhan lainnya. Selain merusak beberapa bangunan yang ada, cuaca buruk menjadikan masyarakat tidak bisa melaut untuk mencari ikan sedangkan curah hujan yang tinggi menjadikan beberapa tanaman pangan rusak/mati. Kondisi tersebut menjadikan kecil terluar di ujung Utara NKRI menghadapi ancaman kerawanan pangan dan energi.

Walaupun sebelumnya telah secara rutin mengirimkan hasil panen berupa sayuran hasil panen tanaman hidroponik dan singkong dari program ketahanan pangan, guna membantu mengatasi kerawanan pangan masyarakat di Pulau Minagas, Lanal Melonguane beberapa hari lalu mengirimkan kembali hasil panen singkong untuk dibagikan kepada masyarakat yang berada di sekitara Posal Maingas. Tidak berselang lama setelah singkong tersebut tiba di Miangas, Pgs Danposal Miangas Kapten Laut (P) Maman Badruzaman dengan didampingi istri dan anggota Posal Miangas langsung membagikan hasil panen singkong tersebut kepada masyarakat.

Berkenaan dengan hal tersebut, Letkol Marinir Adi Sucipto, S.T., M.Tr. Hanla selaku Komandan Lanal Melonguane menyampaikan “ Kondisi di Pulau Miangas tersebut perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah dan instansi lainnya yang terkait. Letak pulau yang cukup jauh dari pulau besar serta berada di bibir samudera Pasifik dengan cuaca yang sering ekstrem, menjadikan cukup banyak kerawanan yang ditimbulkan. Dikarenakan Mingas merupakan bagian dari wilayah kerja Lanal Melonguane, kami pun turut bertanggung jawab untuk membantu mengatasi masalah-masalah tersebut, sebagaimana yang tercantum dalam 8 (delapan) Wajib TNI”, ujar Danlanal Melonguane.

“Selama ini kami sudah secara rutin mengirimkan hasil panen program ketahanan pangan Lanal Melonguane ke Miangas, selain itu kami juga telah menggandeng Kepala Desa dan masyarakat di Miangas untuk menjalankan program ketahanan pangan di Miangas baik dengan sistim hidroponik maupun bercocok tanam dengan sistim polibag dan diharapkan hal tersebut ke depan dapat membantu agar masyarakat memiliki ketahanan pangan mandiri terutama di saat cuaca buruk yang berkepanjangan,” tambahnya.

 

Mengakhiri pernyataannya, Danlanal Melonguane mengharapkan permasalahan kerawanan pangan dan energi tersebut dapat segera diatasi tentunya dengan dibantu oleh semua pemangku kebijakan atau intansi terkait. “Semoga Miangas dapat menjadi beranda terluar yang maju dan sejahtera di Utara NKRI in ”, tandasnya.