Pangkoarmada II Ikuti Rakor Keamanan Maritim Indonesia

TNI AL. Koarmada II, 29 Desember 2020

 

Didampingi oleh Asisten Operasi (Asops) dan Asisten Intelijen (Asintel), Panglima Koarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan mengikuti Rapat Koordinasi Keamanan Maritim Indonesia yang digelar oleh Bakamla RI melalui sarana_video conference_ , bertempat di Puskodal Koarmada II pada Selasa (29/12).

Dalam rakor yang dipimpin langsung oleh Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla Aan Kurnia, tercatat sekitar 40 pejabat dari beberapa Kementerian / Lembaga ikut berpartisipasi. Dari Lembaga TNI/Polri diantaranya Kogabwilhan I, II, III, kemudian Sops Mabes TNI, Pangkoarmada I,II, dan III, Polairud, beberapa lembaga kementrian dan BIN.

 

Adapun Rakor membahas tentang evaluasi operasi keamanan dan keselamatan laut selama periode tahun 2020, khususnya pada bulan Desember 2020. Selain itu juga membahas upaya menyamakan persepsi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna sinergitas bersama antar Kementerian/Lembaga dalam menghadapi permasalahan dan tantangan di wilayah perairan yurisdiksi nasional.

 

Sementara itu terkait isu-isu yang menjadi perhatian bersama seperti peredaran Narkoba di Selat Malaka, imigran gelap, cuaca buruk, pelanggaran wilayah dan kecelakaan laut, Pangkoarmada II dalam paparannya mengungkapkan jika secara garis besar terjadi penurunan jumlah angka pelanggaran di wilayah kerja Koarmada II selama tahun 2020.

“ Pelanggaran wilayah khususnya di perairan Sulawesi Utara dan perbatasan Indonesia-Malaysia, kemudian laka laut dan perompakan selama tahun 2020 menurun jumlahnya. Para pelaku bisnis di laut saat ini juga sudah banyak yang paham bagaimana melaksanakan dan mengikuti aturan yang berlaku,” terang Laksda Sudihartawan.

 

Lebih lanjut mengenai langkah sinergitas antar Kementerian dan Lembaga dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut Indonesia, Laksda Sudihartawan memberikan masukan kepada pimpinan rapat. Yakni adanya sharing info dan update data tentang kejadian dan situasi yang ada di seluruh wilayah perairan serta mekanisme pelaksanaan patroli keamanan laut.

 

 

 (Pen2)