LANTAMAL VII GELAR LATIHAN SAR TW.IV TA. 2020

Lantamal VII – Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan pengetahuan Search And Rescue (SAR) di laut, pada periode TW. IV TA. 2020 Prajurit Mako Lantamal VII melaksanakan Latihan SAR yang akan dilaksanakan selama 5 hari mulai dari tanggal 02 s.d. 06 November 2020, bertempat di Mako Lantamal VII, Jl. Supul Raya, Bolok, Kota Kupang, NTT. Rabu (04/11/2020).

 

Kegiatan pembukaan oleh Wakil Komandan Lantamal VII Kolonel Marinir Djentaju Suprihandoko, S.H., di Ruang Rapat Satrol Lantamal VII, yang dihadiri oleh Dansatrol Lantamal VII Letkol Laut (P) Tonny Sundah, M.Tr. Hanla., selaku Palaklat, Dankal Weling II-7-15 dan seluruh peserta latihan. Latihan Search And Rescue (SAR) prajurit Mako Lantamal VII Tri Wulan IV Tahun Anggaran 2020 dilaksanakan tanggal 03 November 2020.

 

Selesai acara pembukaan latihan di lanjutkan dengan pemberian materi kelas yang meliputi Pengetahuan Umum Tentang SAR, Organisasi SAR, Komunikasi SAR di laut, Kesehatan SAR di laut, Komando dan pengendalian SAR serta Perencanaan dan Operasi SAR. Sedangkan pada Latihan praktek yang di laksanakan di perairan Teluk Hansisi melibatkan KAL Weling II-7-15 sebagai Kodal, KAL Kembang II-7-01 dan Perahu Karet sebagai tim evakuasi korban dilaut, Kapal Nelayan sebagai korban, Diskes Lantamal VII sebagai Tim Medis Darat, Tim Intel sebagai Pamtup dan didukung prajurit-prajurit handal Lantamal VII.

 

Dalam Latihan praktek lapangan disimulasikan sebuah kapal nelayan yang bertolak dari pelabuhan perikanan Tenau menuju fishing ground,  saat melintas di perairan Teluk Hansisi kapal nelayan tersebut mengalami konsleting listrik yang menimbulkan percikan api dan menyulut bensin yang ada di kapal sehingga kapal mengalami kebakaran. Dengan peralatan yang ada di kapal ABK kapal nelayan berusaha memadamkan api, tapi kebakaran tidak bisa diatasi yang mengakibatkan kapal tenggelam. Ditengah-tengah insiden kebakaran nahkoda kapal nelayan sempat memancarkan sinyal distress yang termonitor oleh Basarnas Kupang. Kemudian Basarnas Kupang menghubungi Lantamal untuk bantuan SAR, Komandan Lantamal VII memerintahkan Dansatrol Lantamal VII untuk mengerahkan unsur-unsur Satrol untuk melaksanakan SAR.

 

KAL Kembang II-7-01 yang sedang melaksanakan Operasi Keamanan Laut Terbatas tahun 2020 segera di hubungi dan diarahkan ke LKK untuk melaksanakan SAR dan evakuasi. Setiba di LKK KAL Kembang II-7-01 menemukan korban yang terapung di laut, kemudian dengan menggunakan perahu karet melaksanakan evakuasi korban ke atas KAL Kembang II-7-01 dan dilaksanakan P3K terhadap korban oleh tim kesehatan kapal, setelah berhasil mengamankan korban yang teridentifikasi 5 orang selamat dengan 1 orang luka bakar dan 1 orang luka patah tulang lengan bawah kanan. Selanjutnya melaporkan hasil SAR ke Satrol Lantamal VII dan diperintahkan mengevakuasi korban ke Mako Lantamal VII. Setiba di Dermaga Mako Lantamal VII KAL Kembang II-7-01 sandar badan kedua di lambung kiri KAL Weling II-7-15 dan dengan sigap Tim Medis Darat dari Diskes Lantamal VII yang sudah standby di dermaga melaksanakan evakuasi dan membawa korban luka ke RSAL Samuel J. Moeda dengan ambulance untuk tindakan medis lebih lanjut.

 

Selesai latihan praktek dilakukan evaluasi oleh Asops Danlantamal VII Kolonel Laut (P) Jales Jamca Jayamahe serta Dansatrol Lantamal VII, yang pada dasarnya latihan ini dengan keterbatasan alins dan alongin serta personel tapi dapat terlaksana dengan baik, itu semua bisa dilakukan karena loyalitas, dedikasi dan semangat seluruh prajurit yang tinggi, latihan merupakan kesejahteraan prajurit guna mengasah kemampuan dan reflek yang baik, kedepan diharapkan kemampuan prajurit akan semakin terasah dan terampil didalam kondisi apapun.

Latihan SAR yang dilaksanakan Lantamal VII TW. IV TA. 2020 menindak lanjuti Perintah Harian Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., “Bangun sumber daya manusia yang unggul dan profesional serta tangguh menghadapi ancaman. Jaga kepercayaan negara dan rakyat kepada TNI Angkatan Laut melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, bangsa dan negara. Jalin soliditas dengan segenap komponen pertahanan dan keamanan negara menuju sinergitas dalam kesemestaan.” 

 

/ Dispen Lantamal VII