LANAL MATARAM DUKUNG MISI NTB TANGGUH DAN MANTAP DALAM RAKOR PENGURANGAN RESIKO BENCANA  

Lanal Mataram – Danlanal Mataram dalam hal ini di wakilkan oleh Kaurbinpuan Lanal Mataram menghadiri Rapat Koordinasi Daerah Pengurangan Resiko Bencana Provinsi NTB tema “Memperkuat komitmen para pihak dan Aksi Kolaborasi PRB dalam mendukung misi NTB yang Tangguh dan Mantap, Rakor yang berlangsung dua hari ini berlangsung di Hotel Gotel Golden Palace Mataram Lombok, Selasa (20/10/2020).

Kegiatan Rakor ini dirangkaikan dalam rangka peringatan bulan Pengurangan Resiko Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Forum PRB NTB. Rakor ini dibuka oleh Sekretais Daerah Provinsi NTB Drs. H. L. Gita Ariadi, M.Si yang pada kesempatan tersebut juga melantik dan mengukuhkan anggota forum pengurangan resiko bencana Provinsi NTB.

Sekda menegaskan dengan dibentuknya forum ini ada rencana-rencana dan inovasi yang dilakukan sebagai komitmen pemerintah bersama masyarakat untuk mencapai tujuan pengurangan resiko bencana alam, sehingga masyarakat lebih sigap dan memahami bagaimana menghadapi bencana alam dengan membangun sinergitas baik secara Nasional maupun Internasional. 

“Masyarakat sedang menghadapi wabah Covid-19 sebelumnya sampai dengan akhir tahun 2019 terjadi goncangan bencana alam gempa bumi di wilayah utara dan selatan ada ancaman nyata bencana mau tdk mau masyarakat harus familyar bagaimana mengelola penanganan bencana”, lanjut Sekda NTB Miq Gite.

Sementara itu Ketua Pelaksana BPBD Provins NTB Ir. I Gusti Bagus Sugiharta menjelaskan kondisi daerah saat ini di musim penghujan tidak menutup kemungkinan akan dihadapi banjir ataupun tanah longsor,untuk itu  BPBD akan mendetailkan rencana penanganan resiko bencana dan kegiatan-kegiatan yang berkaitan Bencana Hidrometeorologi meliputi kekeringan, banjir, badai, kebakaran hutan, El Nino, La Nina, longsor, tornado, angin puyuh, topan, angin puting beliung, gelombang dingin, gelombang panas, angin fohn (angin gending, angin brubu, angin bahorok, angin kumbang).

Selanjutnya kegiatan Rakor dilanjutkan dengan diskusi membahas tentang Mitigasi Bencana di NTB dan menyusun rencana penanganan bencana serta penyusunan kurikulum di sekolah-sekolah tentang bagaimana menghadapi saat adanya bencana.

Hadir dalam kegiatan tersebut  Sekda NTB, Kepala BNPB NTB, Kepala BPBD NTB, Karoops Polda NTT, Perwakilan dari Korem 161/WB, Kaurbinpuan Lanal Mataram, Perwakilan dari Lanud ZAM, Kepala Bappeda NTB, Dinas Kesehatan Prov NTB, Perwakilan dari Akademisi UNRAM dan UIN serta dari LSM peduli Bencana NTB.

 

/ Dispen Lantamal VII