DANLANTAMAL VII MENGHADIRI VICON DENGAN KASAL

Lantamal VII Kupang – Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VII Laksamana Pertama (Laksma) TNI IG. Kompiang Aribawa mengikuti Video Converence (Vicon) dengan Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL)  , bertempat di Ruang Rapat Danlantamal VII, Mako Lantamal VII, Jl. Supul Raya, Bolok, Kupang, NTT. Jumat, (16/10/2020).

Pada kegiatan ini Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M, berkenan untuk berkomunikasi langsung melalui vicon dengan Pangkotama dan Lantamal di seluruh wilayah RI, untuk memberikan arahan berkaitan dengan perkembangan untuk kemajuan TNI AL.

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M, dalam kesempatan vicon ini memberikan beberapa penekanan : `1. Penanganan demo UU Cipta Kerja TNI AL membantu tugas tugas POLRI dalam pelaksanaannya BKO KODAM. Antisipasi kemudahan akses dokumentasi yang dapat mendistorsi kegiatan dilapangan seolah olah TNI/TNI AL tidak sesuai dengan tugasnya. Marinir tidak dilengkapi perlengkapan Dakhura. Laksanakan secara persuasif dan humanis.  Prajurit TNI AL harus tetap menjaga citra positif yang selama ini sudah terbangun. Antisipasi Hari Hari besar akan dimanfaatkan untuk unjuk rasa kedepan. Kotama laksanakan rolling pasukan dan menjaga stamina. 2. Jangan ada intervensi terhadap penegakan hukum oleh KRI. Dan KRI memiliki otorisasi kewenangan menentukan atau wewenang menentukan hasil pemeriksaan salah atau tidaknya untuk dikawal atau tidak, tidak boleh ada intervensi dari siapapun. Dalam 2 x 24 jam Lanal harus memutuskan apakah permasalahan diteruskan atau tidak. 3. Pemenuhan ABK KRI, bulan Juli 2021 sudah tidak ada ditasir KRI. Dan KRI dan Dansat bertanggung jawab tidak ada Serda / KLD yang berdinas di darat. Personel Pomal juga akan ditempatkan di KRI sehingga tidak ada Provost KRI ditunjuk dari personel KRI yang tidak memenuhi kwalifikasi. Tidak ada Dan KRI menurunkan personelnya untuk kepentingan pribadi ataupun permintaan dari siapapun, permintaan berdasarkan kebutuhan KRI. Penempatan prajurit KRI disesuaikan domisili keluarga. Kapal–kapal yang akan di konservasi agar dikumpulkan menjadi satu dan personel agar dikurangi secara bertahap. Koarmada mengusulkan ke Mabesal kapal–kapal yang akan dikonservasi. 4. Tahun 2021 fokus terhadap replating kapal-kapal yang sudah tua (Parcim dan Frost), agar diajukan program replating pengajuan dari Koarmada. 5. Penyusunan RKAKL 2021 harus tepat sasaran. 6. KRI agar ajukan kebutuhan penanganan Covid 19. Apakah dalam bentuk vitamin, masker, dll. Termasuk dukungannya, KRI harus menjadi prioritas utama perlindungan Covid 19. Sarana rekreasi, olah raga, anggota KRI harus terpenuhi seperti kolam renang, sepak bola, dll agar diajukan. Fungsi 5R pangkalan agar dipenuhi untuk KRI. 7. Tidak ada orientasi dengan kekerasan. Termasuk latek Taruna agar diberikan pengetahuan dan pengalaman yang membekali agar familiar dengan kehidupan KRI. KRI pendukung Latek siswa Kodiklatal / Taruna harus yang KRI kondisi siap operasional. 8. Perekrutan untuk personel pengawak Posal-posal terpencil, direkrut untuk mengawaki Posal terpencil dari masyarakat setempat. 9. Pemenuhan Personil di KRI dan Batalyon menjadi prioritas untuk Cakil, Cabareg dan Capa. 10. Sudah diajukan ke Mabes TNI untuk validasi Kodamar, Armada bernomor sedangkan yang lainnya diajukan ke depan, karena memberikan konsekuensi kebutuhan jabatan personel.

Hadir dalam acara Vicon Danlantamal VII, Asops Danlantamal VII, Aslog Danlantamal VII, Aspers Danlantamal VII, serta Dansatrol Lantamal VII.

 

/ Dispen Lantamal VII