WADAN LANTAMAL VII BERIKAN PEMBEKALAN KEPADA SATGAS PULAU TERLUAR YONIF 743/PSY DAN YONIF 1 MARINIR

Lantamal VII – Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Wadan Lantamal) VII Kolonel Marinir Djentaju Suprihandoko, S.H., menghadiri Upacara Penerimaan Satgas Pulau Terluar Yonif 743/PSY dan Yonif 1 Marinir, bertempat di Gd. Marshalling, Mako Lantamal VII, Jl. Supul Raya, Bolok, Kupang, NTT. Senin, (12/10/2020).

Satgas tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Pangdam IX/Udayana tentang perintah merencanakan dan menyiapkan personel untuk merotasi pasukan yang purna tugas operasi pengamanan pulau pulau kecil terluar TA.2020. Pada Upacara Penerimaan Satgas Pulau Terluar Yonif 743/PSY dan Yonif 1 Marinir periode Oktober 2020 sampai dengan Juni 2021 bertindak sebagai Irup Kasrem 161/WS.

Pada kesempatan tersebut Kasrem 161/WS menyampaikan amanat, dalam petikan “Selamat Datang di Bumi Flobamorata, NTT tercinta ini. Sebagaimana kita ketahui bahwa tugas mengawal dan mengamankan pulau terluar  yang  letaknya  jauh  dari pulau-pulau lainnya, sebagai bagian dari tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Perang (OMP), bukanlah  tugas  yang  ringan, dimana para prajurit Satgas Pam Pulau Terluar dituntut ikhlas meninggalkan kebersamaan hidup dengan keluarga, isteri, anak dan teman serta segala hal rutinitas nyaman lainnya, sehingga benar-benar membutuhkan semangat pengabdian, loyalitas serta pengorbanan yang tinggi  dari setiap pribadi anggota Satgas Pam Pulau Terluar, dalam melaksanakan tugas mengamankan dan mengawal pulau terluar sebagai aset dan harga diri Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun demikian saya yakin, sebagai Prajurit TNI yang telah ditempa, teruji dan  profesional,  tentunya  segala  kesulitan serta tantangan apapun juga, bukan menjadi kendala dalam melaksanakan tugas pengabdian bagi Bangsa dan Negara tercinta.

 

Wadan Lantamal pada kesempatan itu juga memberikan pembekalan kepada Prajurit Satgas Pam Pulau Terluar dari Yonif 743/PSY dan Yonif 1 Marinir “tugas merupakan kehormatan bagi prajurit TNI, jaga kekompakan sebagai bentuk sinergitas antar satuan TNI. Tugas ini adalah bentuk tanggung jawab kita terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Repubik Indonesia, yang berat untuk dipikul. Namun beban tugas yang berat itu akan terasa ringan apabila kita pikul bersama tanpa membedakan dari satuan mana Satgas Pam Pulau Terluar itu berasal. Keberhasilan tugas terwujud apabila terjalin sinergitas dari Satgas Pam Pulau terluar yang terdiri dari Yonif 743/PSY dan Yonif 1 Marinir, apabila ada kesulitan cari jalan keluar bersama sama.”      

Hadir dalam kegiatan Kasrem 161/WS, Wadan Lantamal VII, para Kasi Kasrem 161/ws, Asops Danlantamal VII, Dan Brigif 21/Komodo, Dandim 1604/Kupang, Kasipers Lanud Eltari, Danyonif 743/PSY, Para Dan/Ka Balak Aju Kodam IX/Udayana.

Sampai dengan selesainya kegiatan Upacara Penerimaan Satgas Pulau Terluar Yonif 743/PSY dan Yonif 1 Marinir periode Oktober 2020 sampai dengan Juni 2021 berjalan dengan tertib, aman dan lancar.

 

/ Dispen Lantamal VII