KIPRAH JALASENASTRI CABANG 7 KORCAB VIII DJA II LANAL MELONGUANE DALAM RANGKA MENYAMBUT HUT KE-74 JALASENASTRI

Koarmada II. MELONGUANE (24/8/2020) – Dalam rangka menyambut HUT ke-74 Jalasenastri pada tanggal 27 Agustus 2020 mendatang, Ketua Cabang 7 Kordinator Cabang VIII Daerah Jalasenastri Armada II Ny. Lentina Adi Sucipto bersama Pengurus Cabang 7 Korcab VIII DJA II Lanal Melonguane mengadakan berbagai kegiatan baik di lingkungan internal Lanal Melonguane maupun kegiatan sosial di lingkungan masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud.

Kegiatan internal yang diselenggarakan di lingkungan Lanal Melonguane antara lain turut membantu program ketahanan pangan Lanal Melonguane berupa penanaman dan perawatan berbagai jenis tanaman serta kolam ikan, menyelenggarakan berbagai lomba antara lain lomba rumah sehat, lomba desain poster, lomba desain batik serta lomba menulis cerpen serta percobaan kegiatan ekonomi kreatif berupa pembuatan berbagai makanan khas nusantara (keripik singkong balado, stik pisang goroho, dodol pala, katang-katang talas, keripik talas, keripik ubi balado, pempek ikan dan tekwan, berbagai kue basah dan minuman buah) serta kegiatan wisata bahari. Semua kegiatan tersebut diarahkan agar dapat meningkatkan kreativitas bagi para istri prajurit yang nantinya dapat bermanfaat untuk mendukung peningkatan ekonomi dan kesejahteraan keluarga prajurit dan masyarakat sekitar.

Berbagai kegiatan sosial juga dilaksanakan antara lain berupa Jalasenastri peduli nelayan yaitu pemberian sembako kepada para nelayan di sekitar lingkungan Lanal Melonguane, kunjungan sosial serta pemberian tali asih kepada anak yatim serta janda kurang mampu di Masjid Nur Salam daerah Resduk Kecamatan Beo, Kabupaten Kepulauan Talaud yang dilanjutkan dengan kegiatan kunjungan ke sentra kerajinan Abaka di daerah Resduk Kecamatan Beo.

Berkenaan dengan hal tersebut, Ny. Lentina Adi Sucipto selaku Ketua Cabang 7 Korcab VIII Daerah Jalasenastri Armada II Lanal Melonguane menyampaikan bahwa di tengah berbagai keterbatasan yang dihadapi, baik keterbatasan jumlah anggota Jalasenastri maupun berbagai keterbatasan lainnya di daerah, Jalasenastri Lanal Melonguane akan berusaha secara optimal untuk dapat memberikan manfaat atau berkontribusi positif, baik bagi para suami dan keluarga, bagi organisasi maupun bagi masyarakat sekitar. Keterbatasan yang ada bukanlah penghalang namun merupakan tantangan yang harus dihadapi serta dijadikan stimulan otak untuk lebih kreatif dan inovatif, kalau suami-suami kami selaku prajurit bisa maka kami pun harus bisa, ujarnya menambahkan. Mengakhiri pernyataannya, wanita asli Yogyakarta ini menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasinya yang tinggi terhadap para ibu Jalasenastri Lanal Melonguane yang selama ini telah aktif mendukung kegiatan Jalasenastri. Ia berharap kedepannya Jalasenastri Lanal Melonguane dapat berkiprah lebih lebih banyak lagi dari yang telah dilakukan saat ini.