Lanal Melonguane Melaksanakan Latihan Menembak Sejata Laras Panjang

Koarmada II. MELONGUANE (13/7/2020) Hari Senin pagi tanggal 13 Juli 2020 terdengar suara letusan senjata api berulang kali dari arah Desa Kiama. Suara tembakan tersebut terdengar dari pagi hari hingga lewat tengah hari. Ternyata suara letusan senjata api tersebut berasal dari lapangan tembak Lanal Melonguane. Dari arah jalan yang memisahkan antara rumah dinas Lanal Melonguane dan lapangan tembak, nampak para prajurit Lanal Melonguane sedang melaksanakan latihan menembak laras panjang.

Terkait kegiatan tersebut Letkol Marinir Adi Sucipto, S.T., M.Tr.Hanla selaku Komandan Lanal (Danlanal) Melonguane menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan program kegiatan rutin yang wajib dilaksanakan oleh para prajurit Lanal Melonguane. Disampaikan bahwa latihan tersebut bertujuan untuk melatih dan menjaga kemampuan keterampilan menembak dari seluruh prajurit Lanal Melonguane. Sebagai salah satu satuan TNI yang berada di wilayah perbatasan, maka kemampuan menembak yang baik mutlak harus dimiliki oleh para prajurit matra laut tersebut, pungkasnya.

Prosedur keamanan dan keselamatan di lapangan tembak saat para prajurit Lanal Melonguuane tersebut melaksanakan latihan nampak sangat ketat dilaksanakan, bahkan Perwira Menengah Korps Marinir tersebut sampai menurunkan tiga perwiranya untuk melatih dan mengawasi pelaksanaan latihan tersebut dimana dua di antaranya juga Korps Marinir. Berbagai peralatan kesehatan lapangan dan tenaga medis juga disiapkan. Selain prosedur keamanan dan keselamatan, nampak pula bahwa latihan tersebut menerapkan protokol kesehatan Covid-19, dimana tampak para prajurit mengenakan masker.

Kemampuan perorangan untuk menembak dari para prajurit Lanal Melonguane akan terus ditingkatkan, ujar Danlanal Melonguane. One shoot one man itu slogan kemampuan menembak yang harus dimiliki oleh setiap para prajurit di jajarannya. Untuk bisa mahir dan terampil, maka harus sering latihan ujarnya menambahkan. Materi latihan akan terus ditingkatkan, termasuk dalam penerapan berbagai taktik pertempuran baik di darat, di laut maupun taktik khusus seperti taktik pertempuran jarak dekat di dalam ruangan seperti di dalam gedung, di atas atau di dalam ruangan kapal laut bahkan saat menggunakan berbagai alut laut yang dimiliki, baik itu KAL, Patkamla/Serider sampai dengan perahu karet.

Mengakhiri pernyataannya, Danlanal Melonguane menyampaikan bahwa ia mengharapkan situasi keamanan di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud terus dapat terjaga. Potensi kerawanan dan ancaman di wilayah perbatasan pasti selalu ada, untuk itu kami juga harus mampu mengantisipasi dan menjaga kesiapsiagaan satuan kami, ujarnya. Ia juga mengharapkan kerjasama dari masyarakat untuk ikut aktif menjaga keamanan di wilayah perbatasan ini, salah satunya adalah dengan memberikan informasi secara cepat apabila menemukan atau melihat berbagai potensi ancaman/kerawanan di sekitar wilayah perbatasan, terutama terhadap ancaman/kerawanan yang berasal dari luar.