Peringati HANI 2020, Lanal Nunukan Ikuti Vicon Bersama Wakil Presiden RI

TNI AL. Koarmada II,  27 Juni 2020

 

Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2020, Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan yang berada dibawah komando Lantamal XIII Tarakan, bersama Forkopimda setempat,  ikut serta dalam video conference (vicon) bersama Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’Ruf Amin, Kepala BNN RI dan Menteri PAN RB, serta Ketua DPR RI. pada Jumat (26/6).

 

Vicon yang difasilitasi oleh BNNP Kalimantan Utara ini, juga diikuti oleh seluruh Kepala Daerah dan Forkompimda Indonesia dan digelar di Kantor Pemerintah Kabupaten Nunukan Jl. Sei Jepun Kel. Mansapa Kec. Nunukan Selatan Kab. Nunukan Prov. Kaltara.

 

Mengusung tema “Hidup 100% di Era New Normal Sadar, Sehat Produktif dan Bahagia Tanpa Narkoba”, peringatan HANI kali ini berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Sehingga pelaksanaannya digelar secara virtual dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

 

Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Laporan Kepala BNN, Penandatanganan Peraturan Bersama 13 Kementerian. Adapun puncak acara yakni sambutan Wakil Presiden RI Bpk. KH. Ma’ruf Amin, sekaligus meresmikan peluncuran Website Aduan Narkoba, dan diakhiri dengan Penyerahan penghargaan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).

 

Sementara itu Danlanal Nunukan Letkol Laut (P) Anton Pratomo, yang diwakili Dandenpomal Kapten Laut (PM) Danang Setiaji, hadir dalam acara tersebut. Menurut Anton,  Dandenpomal tepat mengikuti acara vicon tersebut mengingat amggota Pomal yang sering berhadapan langsung dengan pengedar narkotika lintas negara di wilayah laut.

 

Di tempat terpisah, Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto menyampaikan kepada jajaran dibawahnya untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman peredaran narkoba lintas negara,  yang kerap terjadi melalui jalur laut. Sehingga diharapkan seluruh pangkalan TNI AL di jajaran Koarmada II terus berupaya menjalin sinergitas dengan BNN setempat, guna mencegah peredaran barang haram tersebut.

 

(Sgt/Pen2)