KEBERHASILAN PROGRAM KETAHAN PANGAN DI LANAL DENPASAR

Lantamal V, (26/6),—

Program ketahanan pangan guna menghadapi Pandemi Covid-19 yang telah diterapkan di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Denpasar Bali selama kurang lebih tiga bulan, telah membuahkan hasil yang memuaskan. Ini terbukti pada hari kemarin telah dilaksanakan pelepasan kembali 3000 ekor bibit ikan lele di kolam pembibitan, pemrosesan pembuatan 900 baglog (media bibit jamur tiram) serta pembudidayaan tanaman hidroponik.

 

Menurut Komandan Lanal Denpasar Bali Kolonel Laut (P) Ketut Budiantara, S.E. keberhasilan dari program ketahanan pangan yang telah dilaksanakan tersebut tidak lepas dari peran aktif seluruh personel Lanal Denpasar Bali dari mulai penyiapan lahan, penanaman, pembibitan serta perawatan yang dilakukan bersama-sama, sehingga semuanya dapat hasil yang maksimal dan bisa dinikmati bersama.

 

“Hari ini kita kembali melepaskan sebanyak 3000 ekor bibit ikan lele yang sebelumnya sudah kita panen bersama, kemudian kita juga melaksanakan proses pembibitan jamur tiram yang sudah mencapai 900 baglog dan tinggal menunggu masa panen serta penanaman bibit menggunakan sistem hidroponik seperti yang sudah kita pelajari sebelumnya. Ini semua merupakan sebuah pencapaian contoh keberhasilan dari program ketahanan pangan yang kita laksanakan bersama di Lanal Denpasar Bali selama kurang lebih tiga bulan berjalan”. Tegas Danlanal Denpasar.

 

Danlanal juga merasa salut terhadap seluruh anggota Lanal Denpasar yang berhasil memanfaatkan lahan-lahan yang kosong serta dapat membudidayakan beberapa aspek yang dapat menjadi acuan untuk program ketahanan pangan di tengah pandemi Corona atau Covid-19.

 

Panen ikan lele yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu, ini juga merupakan bukti keseriusan dan keberhasilan program ketahanan pangan yang dilaksanakan di Mako Lanal Denpasar Bali dalam menghadapi dampak Pandemi Covid-19, imbuh Danlanal.

 

Menurutnya hal itu masuk dalam upaya dan terobosan mendukung ketahanan pangan, di antaranya budidaya ikan lele, pembudayaan Jamur Tiram dan dibidang pertanian yaitu penanaman sayuran via media hidroponik.

“Semoga kegiatan ini menginspirasi dan bisa juga dimanfaatkan untuk membantu anggota Lanal Denpasar dan masyarakat sekitar Mako Lanal Denpasar. Terutama bagi warga kurang mampu yang terdampak Covid-19 selama pandemi masih berlangsung,” ujarnya.

 

Harapannya ke depan kegiatan ini dapat lebih ditingkatkan, sehingga menjadi motivasi bagi anggota lain untuk dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

 

“Kita juga ajak masyarakat jaga ketahanan pangan dengan melakukan berbagai usaha. Seperti budidaya ikan, ataupun bercocok tanam sayuran di sekitar rumah, kalau tidak sampai menjual, minimal usaha itu dapat penuhi kebutuhan rumah tangganya sendiri,” pungkasnya.