LANAL DENPASAR AMANKAN PENURUNAN 192 PEKERJA MIGRAN INDONESIA DARI MS. WESTERDAM

Lantamal V, (6/6),—

Di bawah pimpinan langsung Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Denpasar Kolonel Laut (P) Ketut Budiantara, S.E. selaku Dansubsatgas Pengamanan Pelabuhan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, segenap prajurit Lanal Denpasar yang tergabung dalam Subsatgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali kembali mengamankan sebanyak 192 PMI (Pekerja Migran Indonesia) dari MS. Westerdam yang lego jangkar di perairan Tanjung Benoa Bali. Jum’at (5/6).

 

Sebelum PMI dijemput oleh tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali, terlebih dahulu dilaksanakan apel kelengkapan serta briefing pelaksanaan penjemputan di terminal BCT pelabuhan Benoa Bali, yang dipimpin oleh Komandan Lanal Denpasar didampingi oleh Kepala KSOP Kelas II Benoa  Agustinus Ma’un, Palaksa, Pasintel, Pasops, Paspotmar Lanal Denpasar kepada seluruh personel yang akan bertugas menjemput serta mengamankan para pekerja migran tersebut.

 

Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar  dalam gugus tugas penanganan Covid-19 mendapatkan tugas sebagai tim pengamanan sektor pelabuhan dan perairan Bali dengan menurunkan unsur laut Sea Raider dan Patkamla Bali serta melibatkan pasukan dari Denkav 4/SP Dam IX/Udayana, Polairud Polda Bali, KP3 Laut, Basarnas, dan KPLP. Kali ini pelaksanaan penjemputan PMI sedikit berbeda dari sebelumnya, dikarenakan harus menghadapi keadaan cuaca hujan serta gelombang laut yang tinggi, namun demikian para petugas tetap mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan baik personel maupun materiil.

 

Dalam arahannya Danlanal Denpasar pada saat apel kelengkapan menyampaikan kepada seluruh petugas yang terlibat dalam pengamanan penurunan PMI baik yang di laut maupun yang di dermaga, agar mengutamakan keamanan dan keselamatan mengingat cuaca yang kurang mendukung. Diharapkan setiap personel dapat melaksanakan apa yang ditugaskan dengan sebaik-baiknya. Sehingga pelaksanaan penurunan PMI kali ini dapat berjalan dengan aman dan lancar.

 

Selanjutnya seluruh Pekerja Migran Indonesia yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan serta kelengkapan dokumen akan dibawa menuju Hotel Grand Inna Kuta Beach untuk dilakukan pendataan ulang, pembagian paspor dan dilakukan Swab Test serta dikarantina sambil menunggu hasil Swab Test.