3 PEJABAT TERAS LANTAMAL VII IKUTI FGD PUSAT STUDI KETAHANAN ENERGI UNHAN VIA VICON

Lantamal VII Kupang – Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Wadan Lantamal) VII Kolonel Marinir Djentaju Suprihandoko, S.H., Aspotmar Danlantamal VII Kolonel Laut (P) Yuyus Wahyudin dan Asops Danlantamal VII Kolonel Laut (P) Philipus Sri Suharto, M.Tr.Hanla mengikuti kegiatan Vicon dengan Universitas Pertahanan (Unhan) terkait Focus Group Discussion (FGD) Pusat Studi Ketahanan Energi di ruang kerja masing-masing, Mako Lantamal VII, Jalan Raya Bolok, Kupang, NTT. Kamis (04/06/2020).

Asops Danlantamal VII Kolonel Laut (P) Philipus Sri Suharto, M.Tr.Hanla

Focus Group Discussion melalui Video Conference (Vicon) yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Ketahanan Energi Universitas Pertahanan (Unhan) mengambil pokok pembahasan tentang membangun ketahanan negara dan pemanfatan energi lokal di wilayah perbatasan dalam rangka bela negara dan mendukung pemulihan ekonomi nasional. Dengan nara sumber Rektor Unhan Laksda TNI Dr. A. Octavian, S.T., M.Sc.,DESD, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Ibu Prof. Dr. Ir. Bondan Tiara Sofyan, M.Si dan Presiden Direktur PT. Charta Putra  Indonesia (CPI) Bapak Jaya Wahono.

FGD tersebut membahas tentang sumber energi yang tidak dapat diperbarukan milik kita terbatas sehingga harus dikembangkan untuk yang bisa diperbarukan seperti angin, gelombang/ombak, tenaga surya, kelapa sawit dan sebagainya; Semua negara butuh/perlu energi apalagi untuk pertahanan, ekonomi, kesejahteraan, perindustrian, kemajuan tekhnologi.

Aspotmar Danlantamal VII – Kolonel Laut (P) Yuyus Wahyudin

Untuk mengamankan atau mempertahankan suatu negara/wilayah juga ditentukan oleh bagaimana cara mengelola energi dengan baik, khususnya wilayah perbatasan seperti wilayah Provinsi NTT dengan negara Timor Leste harus disupport dengan baik untuk kebutuhan energinya karena sangat mempengaruhi dan mendukung belanegara.

/ Dispen Lantamal VII