ANTISIPASI OKNUM PRAJURIT DAN PNS TNI AL MUDIK, POMAL LANTAMAL VII OPERASI PENYEKATAN

  

Lantamal VII Kupang – Personil Polisi Militer TNI AL (Pomal) Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VII bersama instansi terkait melaksanakan operasi penyekatan di check point guna mengantisipasi oknum prajurit dan PNS TNI AL yang mudik ditengah pandemi covid-19, Kupang, NTT. Jumat (29/05/2020).

Personil Polisi Militer TNI AL (Pomal) Lantamal VII dibawah pimpinan Komandan Polisi Militer TNI AL (Danpomal) Lantamal VII Letkol Laut (PM) Nurul Fatta Lubis mengadakan kegiatan operasi penyekatan dalam rangka mengantisipasi adanya oknum prajurit dan PNS Lantamal VII yang nekat melakukan pelanggaran keluar daerah atau mudik di masa pandemi covid-19 tanpa alasan yang sesuai aturan. Adapun sasaran atau tempat pelaksanaan operasi penyekatan adalah di tempat-tempat kedatangan dan keberangkatan Bandara Udara Internasional El Tari dan Pelabuhan Tenau Kupang, yang merupakan tempat atau pintu keluar dan masuk dari dan ke wilayah Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bersama personil instansi terkait lainnya secara terpadu melakukan pemeriksaan setiap prajurit dan PNS Lantamal VII mengenai surat tugas dan surat izin keluar masuk dalam wilayah penyekatan. Bagi para prajurit dan PNS Lantamal VII yang tidak membawa surat tugas dan surat izin keluar masuk wilayah Kupang diperintahkan untuk kembali dan meninggalkan bandara udara atau pelabuhan laut.

Komandan Polisi Militer TNI AL (Danpomal) Lantamal VII Letkol Laut (PM) Nurul Fatta Lubis dalam suatu kesempatan menyampaikan, “Operasi penyekatan ini sesuai arahan dan perintah dari komando atas yang bertujuan untuk mengantisipasi adanya oknum Prajurit dan PNS Lantamal VII yang nekat melanggar keluar daerah atau mudik”.

“Bagi yang ketahuan nekat mudik tanpa surat tugas atau surat izin yang sesuai aturan di masa pandemi covid-19, akan diberikan sanksi hukuman sesuai undang-undang yang berlaku”, tegas Letkol Laut (PM) Nurul Fatta Lubis.

 

/ Dispen Lantamal VII