OPS GAKTIB DAN YUSTISI POMAL LANTAMAL VII CEGAH KEJAHATAN DAMPAK PANDEMI COVID-19

Lantamal VII Kupang – Dalam menyikapi dampak pandemi Covid-19, Polisi Militer TNI AL (Pomal) Lantamal VII melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi disekitar Komplek TNI AL Omsok dan daerah rawan kejahatan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan. Namosain, Kupang, NTT. Kamis (14/05/2020).

Dampak pandemi Covid-19 yang berkepanjangan mengakibatkan angka kejahatan menjadi tinggi seperti sekarang ini, menyikapi hal tersebut Personil Pomal Lantamal VII melaksanakan kegiatan operasi penegakan ketertiban (Gaktib) dan Yustisi di wilayah hukum Lantamal VII untuk mendukung dan mewujudkan kebijakan pimpinan TNI atau TNI AL dalam menanggulangi dampak pandemi virus Covid-19.

Pelaksanaan operasi tersebut dilakukan dengan mengedepankan atau memaksimalkan patroli berkendaraan dan kombinasi di sekitar Komplek TNI AL Osmok dan daerah-daerah yang rawan tindak kejahatan. Tujuan operasi ini adalah sebagai bentuk tindakan preventif atau shock terapi untuk menghindari dan menekan terjadinya tindak kejahatan sebagai dampak pandemi Covid-19. Dimana akibat pembatasan kegiatan perekonomian terkait himbauan pemerintah mengenai sosial distancing and physical distancing di berbagai wilayah mengakibatkan banyak warga masyarakat yang tidak bekerja atau kehilangan pekerjaan karena pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Operasi Gaktib dan Yustisi ini merupakan instruksi dari pimpinan TNI dan TNI AL untuk membantu Pemerintah di dalam penanggulangan dampak pandemi Covid-19,” terang Danpomal Lantamal VII Letkol Laut (PM) Nurul Fatta Lubis saat ditemui ditempat terpisah.

Pada bagian lain ia juga menambahankan bahwa operasi Gaktib dan Yustisi itu merupakan tindakan pencegahan dan shock terapi bagi orang yang berniat atau akan melakukan tindak kejahatan karena kesulitan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19 berkepanjangan sekarang ini.

/ Dispen Lantamal VII