DANLANTAMAL VII IKUTI RAKOR PENGAKTIFAN KEMBALI SISTEM KERJA PROVINSI NTT

Lantamal VII Kupang – Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VII Laksamana Pertama TNI IG Kompiang Aribawa mengikuti kegiatan rapat koordinasi tentang pengaktifan kembali sistem kerja di Provinsi NTT, bertempat di Ruang Rapat Sasando Gubernur NTT, Jl. El Tari No. 52, Kel. Oebobo, Kec. Oebobo, Kota Kupang, NTT. Rabu (13/05/2020).

Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VII Laksamana Pertama TNI IG Kompiang Aribawa mengikuti kegiatan rapat koordinasi tentang pengaktifan kembali sistem kerja di Provinsi NTT yang diselenggarakan oleh Pemprov NTT. Kegiatan Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat serta dihadiri tamu undangan sekitar 30 Orang.

Dalam rapat koordinasi tersebut Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menyampaikan penekanan yang intinya sebagai berikut : Bahwa setelah dilaksanakan kajian-kajian oleh Staf Ahli Pemprov NTT dan anjuran Pemerintah Pusat terkait pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB), maka Pemerintah Provinsi NTT mengambil langkah untuk pengaktifan kembali jam kerja bagi ASN. Terhitung mulai tanggal 18 Mei 2020 seluruh ASN diwajibkan masuk walaupun terjadi peningkatan manapun penurunan jumlah kasus Covid-19 di Provinsi NTT; Pemerintah Daerah telah menyiapkan 10.000 hektar lahan untuk penanaman jagung bagi masyarakat, guna mendukung ekonomi dan produktivitas sumber pangan di wilayah Provinsi NTT dan diperkirakan setelah hari Raya Idul fitri sekitar 5.000 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) akan masuk ke wilayah NTT dimana Pemerintah Provinsi akan menyiapkan tempat karantina di Kota Kupang dengan sarana dan prasarana yang sesuai dengan protokoler kesehatan serta dilaksanakan edukasi dan memanusiakan semua yang dikarantina, jangan sampai PMI tersebut terlantar.

Danlantamal VII Laksamana Pertama TNI IG Kompiang Aribawa dalam suatu kesempatan saat Rakor menyampaikan saran dan masukan terkait masyarakat yang dipekerjakan kembali maka tugas Gugus Tugas Covid-19 harus menyakinkan betul setiap masyarakat mengetahui, paham dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19, paham akan efek Covid-19 dan terkait kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan datang ke NTT perlu dibentuk Satgas maupun Subsatgas yang ada di Gugus Tugas Covid-19, terutama di pintu masuk Bandara yang bertanggung jawab Danlanud sebagai Dansub sektor transportasi udara sedang sektor pelabuhan yang bertanggung jawab Danlantamal/Danlanal selaku Dansub sektor melalui transportasi laut.

Diharapkan melalui rapat koordinasi tersebut masing-masing Instansi yang terkait dapat lebih bersinergi dalam memberikan informasi dalam menentukan langkah-langkah strategis guna mengantisipasi dan penanganan penyebaran Covid-19 di Wilayah Provinsi NTT.

Hadir dalam kegiatan : Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT, Wakapolda NTT Brigjen Pol Johni Asadoma, KepaIa Kejaksaan Tinggi NTT Pathor Rahman, SH, Danrem 161/WS Brigjen TNI Syaiful Rahman, S.Sos, Kabinda NTT Brigjen TNI Adrianus S.A. Nugroho, Danlanud El Tari Kupang Kolonel Pnb Agus Setiawan, ST, Kepala Pengadilan Tinggi Kupang, Asisten Pemerintahan Sekda Provinsi NTT, Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi NTT, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Kepala Bidang Kepegawaian Daerah Provinsi NTT, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi NTT dan Kepala Pemerintahan dan Kesra Provinsi NTT.

/ Dispen Lantamal VII