Perjuangan Prajurit Lantamal VI Puasa Di Dalam APD Covid-19 Sterilkan KRI Bintuni-520 Beserta 844 Prajurit

Makassar, Meskipun dalam suasana bulan suci Ramadhan 1441 H/2020 M, Prajurit Lantamal VI yang tergabung dalam Subsatgas Covid-19 Lantamal VI tetap melaksanakan perjuangan untuk menghentikan laju penyebaran virus Corona yang telah menginfeksi jutaan manusia yang ada di negara-negara yang ada di dunia tak terkecuali negara Indonesia.

Sambil menjalankan ibadah puasa, dengan memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta memperhatikan protokol kesehatan Covid-19, para prajurit Lantamal VI ini melaksanakan sterilisasi dengan melakukan penyemprotan ke KRI Bintuni-520 yang baru saja sandar di dermaga Soekarno Makassar, Senin, (27/04/2020).

Menurut Komandan Subsatgas (Dansubsatgas) Covid-19 Lantamal VI Kolonel Laut (P) Ardhi Sunaryo, S.T., M.M., KRI Teluk Bintuni-520 ini sandar di Makassar dalam rangka bekal ulang (Bekul) serta sedang melaksanakan operasi mendukung Pergeseran Pasukan (Serpas) dan Pergeseran Material (Sermat) Yonif 715 Gorontalo yang telah melaksanakan latihan pembentukan Yinif Raider di Puslatdikpassus Kopasus di Jawa Barat.

“Walaupun dalam suasana ibadah puasa Ramadhan, kami tetap menjalankan sesuai dengan prosedur protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai APD lengkap, selaku tuan rumah penyambutan kedatangan KRI tersebut melaksanakan pemeriksaan suhu badan terhadap 844 prajurit yang terdiri dari ABK KRI Teluk Bintuni-520 berjumlah 94 Prajurit dan pasukan Yonif Raider 715 Gorontalo berjumlah 750 Prajurit yang bertujuan untuk mendeteksi secara dini terhadap penyebaran virus Corona dari luar pulau Sulawesi Selatan dan juga melakukan penyemprotan Disinfektan ke bagian vital KRI yang sering menjadi tempat beraktifitas saat di dalam kapal ini”, ujarnya.

“Perjuangan kami dalam menghentikan laju penyebaran Covid-19 akan terus dilaksanakan, walaupun dalam kondisi saat menjalankan ibadah puasa seperti sekarang ini dan bergelut dengan pakaian APD yang panas kalau dipakai, kami akan tetap menjalankan tugas sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan dan kami juga membangun pos jaga Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lantamal VI di pelabuhan Soekarno untuk mengawasi penumpang KRI Teluk Bintuni dalam rangka lockdown untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini”, tambahnya.