TIM REAKSI CEPAT LANAL BALIKPAPAN MENGAMANKAN KOMPLOTAN PENCURIAN DI KAPAL MV. EVER JUDGER

TARAKAN – Pada Hari Kamis (23/04/2020) pukul 10.30 Wita Tim Reaksi Cepat atau Second Fleet Quick Response (SFQR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Balikpapan mengamankan komplotan pencurian di Kapal MV. Ever Judger yang merupakan kapal Sitaan berbendera Panama yang sedang lego jangkar di perairan Teluk Balikpapan.

Wabah pandemik Covid-19 berpengaruh terhadap kondisi sosial dan budaya masyarakat sehingga dimanfaatkan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan tindak kejahatan, salah satunya adalah tindak kejahatan pencurian. Dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas, Lanal Balikpapan menerjunkan Tim SFQR untuk melaksanakan patroli keamanan di wilayah kerjanya sekaligus menindaklanjuti pengembangan dari kecurigaan tim Patroli Posmat PPU dan Posal Kampung Baru yang mendapati satu unit speedboat penuh dengan muatan dengan dua orang berada diatasnya menuju Kampung Baru pada Hari Rabu 22 April 2020 sekira pukul 22.30 Wita. Dari hasil pengembangan, dalam operasinya Tim SFQR Lanal Balikpapan berhasil menangkap 10 (sepuluh) orang pelaku tindak kejahatan pencurian sekaligus mengamankan barang buktinya. Identitas pelaku diketahui berasal dari Kecamatan Balikpapan Barat, sembilan diantaranya berasal dari Kelurahan Kampung Baru dengan inisial M (27 tahun) laki-laki, RP (21 tahun) Laki-laki, B (44 tahun) laki-laki, D (25 tahun) laki-laki, A (29 tahun) laki-laki, N (17 tahun) laki-laki, R (20 tahun) laki-laki, A (39 tahun) laki-laki yang merupakan residivis dan HS (50 tahun) laki-laki yang merupakan penadah serta WF (15 tahun) laki-laki yang masih berstatus pelajar asal Kelurahan Margasari.

Adapun barang bukti yang diamankan oleh Tim SFQR Lanal Balikpapan berupa 3 tabung hydrogen, 1 unit alat monitor Lenovo 15 inchi, 1 unit CPU Lenovo, 2 unit keyboard (hitam dan putih), 1 unit halogen leak detector, 1 unit printer Hp (laser jet CP1025 Color), 1 unit mouse, 1 printer Samsung,1 baterai emergency warna kuning, 1 SSB Foruno, 1 set kompas dan 24 pipa house berbagai ukuran. Sedangkan Alat bukti yang digunakan 2 buah linggis, 1 buah kunci inggris, 1 buah kunci pipa warna kuning, 1 buah martil, 1 buah senter, 1 utas tali, 2 unit speed boat bermesin 40 pk dan 1 buah golok. Saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh pihak yang berwajib untuk proses lebih lanjut.

Dispen Lantamal XIII, Koarmada II.