Latpernika TNI AL Tahun 2020 Di Koarmada II Resmi Ditutup Lewat Video Conference

TNI AL.Koarmada II, 3 April 2020

Setelah berlangsung selama kurang lebih dua minggu, Latihan Peperangan Elektronika  atau Latpernika TNI AL Tahun 2020 di Koarmada II akhirnya resmi ditutup oleh Kadiskomlekal Laksma TNI Atok Dushanto lewat sarana video conference. Penutupan dilaksanakan di ruang rapat Diskomlek Koarmada II, Jumat (3/4) dan dihadiri Kasubdis Pernika Letkol Laut (P) Agus Sri Mulyono.

Dalam latihan pernika tersebut, ada  61 prajurit dari beberapa satuan kerja maupun unsur KRI menjadi peserta latihan. Selama dua minggu dengan bimbingan instruktur dari Diskomlek Koarmada II dan juga Diskomlekal, mereka mendapat pelatihan mengenai peperangan elektronika TNI AL baik secara langsung atau lewat video conference.

“Hendaknya hasil diskusi pemecahan permasalahan komunikasi dapat dijadikan referensi, karena setiap permasalahan yang terjadi di lapangan akan berbeda dengan permasalahan dalam latihan,” demikian ungkap Kadiskomlekal Laksma Atok Dushanto saat memberikan sambutan.

“Saya harap hendaknya hasil latihan ini dapat diaplikasikan di lapangan, atau dimanapun kalian bertugas. Ini juga bisa dijadikan masukan kepada pimpinan untuk kesempurnaan latihan , maupun kesiapan operasi selanjutnya,” pungkas Atok, sapaan karibnya.

Pada bagian lain Atok juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia dan peserta latihan, atas dedikasi dan semangat mereka yang tinggi sehingga Latpernika dapat berjalan lancar di tengah mewabahnya virus covid-19.

Sebab virus ini menurut Atok, mengharuskan seluruh yang terlibat harus mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah sebagai cara untuk mencegah penularan virus global tersebut. Caranya antara lain penerapan Privacy Distancing atau saling jaga jarak antar peserta dan instruktur, sering mencuci tangan dengan sabun atau cairan antiseptik, memakai masker juga perhatikan etika saat batuk dan bersin. Peserta juga dibagi kedalam beberapa kelas, sehingga tercipta jarak aman yang cukup. 

(Nov/Pen2)