POSAL PAGERUNGAN PERKETAT PEMERIKSAAN CEGAH PENYEBARAAN COVID-19

POSAL PAGERUNGAN  PERKETAT PEMERIKSAAN CEGAH PENYEBARAAN COVID-19

Lantamal V (30/3), —-

Pos TNI AL (Posal) Pagerungan, Lanal Batuporon, Lantamal V menindak lanjuti perintah Komandan Lanal Batuporon Letkol Laut (P) Dodi Hermanto M. Tr. Hanla., untuk bekerjasama dengan Pemerintah Desa Pagerungan Besar, Puskesmas Pembantu, Syahbandar, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat Pulau Pagerungan Besar, Kepulauan Kec. Sapeken Kab. Sumenep yang tergabung dalam Tim Gabungan Pencegahan COVID-19 Desa Pagerungan Besar.

Senin, 30 Maret 2020  Posko COVID-19 Pelra Pagerungan Besar melaksanakan kegiatan pemeriksaan suhu tubuh kepada setiap penumpang yang turun dari kapal Perintis KM. Sabuk Nusantara 115 yang berlayar dari Kalianget  tujuan Pagerungan dan KM. Sabuk Nusantara 92 dari Banyuwangi tujuan Kalianget.

 Pada kesempatan tersebut Komandan Posal Pagerungan Lettu Laut (S) Sumarno menyampaikan bahwa sejak merebaknya penyebaran virus COVID-19, Posal Pagerungan bersama Pemerintah Desa, Pustu, Syahbandar beserta elemen masyarakat lainnya telah mendirikan Posko Pemeriksaan suhu tubuh terhadap penumpang yang turun/naik di Pulau Pagerungan Besar yang bertujuan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Seiring dengan semakin banyaknya jumlah korban kasus COVID-19 saat ini, dan  meningkatnya jumlah penumpang yang tiba di Pulau Pagerungan Besar dari berbagai wilayah seperti Bali, Lombok, Surabaya, Malang, Kediri, dan Jakarta (mudik lebaran lebih awal).

Untuk itu jelasnya, Posal Pagerungan beserta Tim  memperketat pemeriksaan kepada para penumpang dengan menyemprotkan cairan disinfektan dan pemeriksaan suhu tubuh, disamping itu juga memberikan himbauan kepada para penumpang yang berasal dari daerah terpapar COVID-19, diantaranya untuk melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari, segera periksakan diri bila mengalami gejala sakit, menerapkan pola hidup sehat/cuci tangan sesudah atau sebelum melakukan aktifitas, menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan Sosial Distancing/jaga jarak, dan menghindari berkumpulnya massa dalam jumlah banyak.

Hasil sementara pemeriksaan sampai dengan saat ini belum ditemukaan adanya gejala penyakit yang mengarah kepada hal tersebut. Dan menekankan kepada masyarakat untuk mematuhi himbauan pemerintah, tetap tenang dan tidak panik, serta meningkatkan keimanan kepada Tuhan YME, tegas Danposal.