Komandan Lanal Sangatta Minta Kru Kapal Batasi Kontak Dengan WNA

TNI AL. Koarmada II, 20 Maret 2020

 

Penyebaran virus corona atau covid-19, ditengarai akibat kontak langsung atau menyentuh barang atau benda yang baru saja disentuh penderita. Untuk itu selain rajin mencuci tangan dengan sabun, kontak langsung secara fisik, seperti berjabat tangan harus diminimalisir.

 

 

Hal ini diungkapkan Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Sangatta, Lantamal XIII Tarakan di jajaran Koarmada II Letkol Laut (P) Osben Alibos Naibaho kepada personel Lanal Sangatta, terkait merebaknya Covid-19 di beberapa kota besar di Indonesia, termasuk Kalimantan Timur.

 

“Personel Lanal Sangatta kerap berhubungan dengan kru kapal, speedboat hingga seatruck. Mereka kerap menjalin komunikasi maupun bekerja dengan warga negara asing (WNA) atau pendatang yang bisa saja dari tempat pandemi covid-19. Untuk itu saya menghimbau agar seluruh kru kapal, speedboat serta seatruck, meminimalisir kontak langsung dengan WNA. Selain itu juga menghindari kontak dekat dengan orang yang menderita infeksi pernafasan akut,”ujar Osben.

 

Ia juga meminta seluruh personel Lanal Sangatta terus mengingatkan warga sekitar, juga kru kapal, speedboat dan seatruck untuk menggunakan masker dan sering mencuci tangan, terutama setelah kontak langsung dengan orang sakit. “Mencuci tangan menggunakan air mengalir dan menggunakan sabun setidaknya 20 detik sebelum membilasnya, “ujar Osben

 

 

Sebagai pengingat, himbauan itu dipasang dalam bentuk banner di Pos Patroli Keamanan Laut (Pospatkamla) Aquatic. Pos ini, merupakan pos pemantauan TNI AL terhadap hilir mudik kapal pengangkut batubara maupun BBM ke wilayah Sangatta.

 

 

“Kita juga menggunakan alat pemantau suhu tubuh untuk mendeteksi kru kapal, speedboat maupun sea truck yang masuk ke wilayah Sangatta, melalui dermaga Aquatic sebagai langkah antisipasi dini,” pungkas Osben.

 

 (Fat/Pen2)