LANTAMAL VIII ADAKAN PROMOSI KESEHATAN PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19.

Koarmada II. Dispenlant8. Senin (9/2/2020) Komandan Lantamal VIII Brigjen TNI (Mar) Donar Philip Rompas diwakili Aspers Danlantamal VIII Letkol Laut (KH) Dadan, S.Ag., M.Pd., CTMP pada acara Promosi Kesehatan Deteksi Dini, Kesiapsiagaan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19, di Balai Prajurit Yonmarhanlan VIII/Btg Jl. Sam Ratulangi No. 45 Kel. Bitung Tengah, Kec. Maesa kota Bitung. di selenggarakan oleh Rumkital dr. Wahyu Slamet Bitung yang diikuti Personel Guskamla Koarmada II, Satrol Lantamal VIII, Yonmarhanlan VIII/Btg, Rumkital dr. Wahyu Slamet Bitung, anggota KRI Mandau-651 dan undangan unsur-unsur kemaritiman kota Bitung.

Danlantamal VIII dalam sambutannya yang dibacakan oleh Letkol Laut (KH) Dadan, S.Ag., M.Pd., CTMP. Bahwa penyebaran virus Corona adalah masalah yang mendapat perhatian serius dari Pemerintah termasuk pimpinan TNI/TNI AL, dimana upaya pencegahannya ini membutuhkan dukungan masyarakat dengan membiasakan pola hidup sehat, memakai masker, mencuci tangan secara benar serta mengkonsumsi makanan sehat yakni sayur-sayuran dan buah-buahan. Kita berharap kegiatan ini dapat memberikan pencerahan dan deteksi dini guna mencegah penyebaran  Covid-19.

Virus Corona berasal dari bahasa Yunani yaitu Crown (Mahkota), masa inkubasi virus ini selama 2 s.d 14 hari melalui ruang isolasi guna memantau/mengawasi si pasien, dari Dinas kementerian kesehatan telah mengeluarkan buku pedoman kesiapsiagaan dari Corona virus untuk itu kenapa kita harus heboh dengan Covid-19 padahal sekitar 26.283 pasien meninggal karena kanker, 24.641 pasien meninggal karena jantung dan 4.300 karena diabetes mellitus serta 2.740 pasien meninggal hanya karena nyamuk malaria sedangkan micro bakteri TBC dalam lagu Killing My Sofly belum bisa kita pecahkan. Ungkap dr. Ellen Pingkan Sendow, Sp.PD.

Acara tersebut disambut dengan antusias oleh para peserta setelah dibuka sesi dialog interaktif dimana kepala KSOP kota Bitung Bp. Mursidi memberi penjelasan tetang penanganan pasien di Pelabuhan bahwa kapal dari luar negeri ABK baru bisa turun bila sudah melewati masa isolasi yaitu selama 14 hari seijin KSSOP, dilanjutkan oleh kepala dinas kesehatan kota Bitung dr. Jeanet yang telah menyiapkan Tim Reaksi Cepat yang bekerja standby 24 jam, begitu  pula banyak pertanyaan yang disampaikan oleh  Danyonmar Harlan tentang cara penanganan pasien korona di wilayah pelabuhan, Kapten Mar David, dan Serda Anam dan peserta lainnya. Acara selesai ditutup dengan pembagian vitamin kepada seluruh peserta yang hadir,

Adapun pejabat yang hadiri antara lain: Aspers Danlantamal VIII (Letkol Laut (KH) Dadan, S.Ag, M.Pd, CTMP) mewakili Danlantamal VIII, Aslog Guskamla Koarmada II (Kolonel Laut (T) Binsar Siahaan, S.T.,M.M). Dansatrol Lantamal VIII (Kolonel Laut (P) Djoko Prijatin),  Danyonmarhanlan VIII/Btg (Letkol Marinir Nandang Permana Jaya S.E), Karumkital dr. Wahyu Slamet Bitung (Letkol Laut (K) drg. I Wayan Tapayasa, Sp. KGA), Kadiskes Lantamal VIII (Letkol Laut (K) drg. Suhartono, Sp. KG), Kepala KSOP kota Bitung (Bpk. Marsidi), Kepala KKP kota Bitung (dr. Pingkan M Pijoh, MP.HM) di wakili dr. Frans Mintardjo, GM. Pelindo IV Kota Bitung (Bpk. Ending Wahyu), Kepala Beacukai kota Bitung, Kadiskes kota Bitung (dr. Jeanet). (jsf)