DANLANAL TEGAL BERSAMA MAULANA HABIB LUTFI BIN ALI BIN YAHYA HADIRI KIRAB PERAYAAN TAHUN BARU IMLEK

DANLANAL TEGAL BERSAMA MAULANA HABIB LUTFI BIN ALI BIN YAHYA HADIRI KIRAB PERAYAAN TAHUN BARU IMLEK

Lantamal V (8/2),—

Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Tegal Lantamal V, Letkol Mar Ridwan Azis, M. Tr. Hanla., CHRMP. bersama Maulana Habib Lutfi Bin Ali Bin Yahya dan Unsur Forkompinda Kota Pekalongan menghadiri kirab perayaan tahun baru Imlek 2571/2020 di Klenteng Po An Thian jln. Blimbing no.5 Sampangan Kecamatan Pekalongan Timur Kota Pekalongan. kemarin.

Sekitar 1.500 orang warga pekalongan kota dan sekitarnya tumplek mengikuti kirab perayaan Tahun Baru Imlek yang  berlangsung sangat meriah dan dengan penuh suka cita khususnya bagi warga Tiong Hwa.

Selain warga setempat yang mengikuti Kirab tersebut juga hadir para pejabat antara lain, Maulana Habib Muhammad Lutfi Bin Ali Bin Yahya, Walikota Pekalongan H. M. Saelany Mahfud, S.E., Ketua DPRD Kota Pekalongan Hj. Balgies Diab, S.E., S. Ag, M.M., Danlanal Tegal Letkol Mar Ridwan Azis., CHRMP, Wakapolres Kota Pekalongan Kompol G. Subagyo, S.H., SIK, Danramil Pekalongan Timur Kapten Arm Tarsono, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan Zainul Arifin, S.H.,M.H, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Pekalongan Sutarno, S.H., Kadishub Kota Pekalongan Slamet Prihantono, Ketua Panitia Adi Nugroho, S.H., Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Junaedi, Ketua FKUB Kota Pekalongan Drs. H. Ahmad Marzuki M. Pdi.

Kegiatan tradisi budaya ini diawali dengan pawai Kirab keliling Kota Pekalongan dengan Route, Star dari Klenteng Po An Thian Jl. Blimbing – Jl. Rambutan – Jl.Nanas – Jl. Jeruk – Jl.Sultan Agung, – Jl.Salak, – Jl. Mangis – Jl. Imam Bonjol, -Jl.Pemuda, – Jl. Hayam Wuruk, – Jl. Hasanudin, – Jl. Salak, Jl. Blimbing Finish Klenteng Po An.

Menariknya pada kegiatan tersebut Komandan Lanal Tegal menyempatkan memasukan ampo ke dalam mulut Barongsae juga tidak ketinggalan Habib Lutfi turut memberikan amponya yang langsung di saut oleh salah satu  barongsae.

Dalam kesempatannya Komandan Lana Tegal menyampaikan, Bahwa budaya ini adalah suatu alat untuk mempererat umat, mempersatukan suku budaya dan adat istiadat. Maka dengan adanya kirab budaya ini yang telah dibawa oleh leluhur tionghoa supaya bisa di lestarikan karena kekuatan Indonesia yaitu persatuan dan kesatuan. Terang orang nomer satu di Lanal Tegal ini.