PRAJURIT LANTAMAL XIII IKUTI KAUSERI AGAMA GUNA TINGKATKAN IMTAQ

TARAKAN – Dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa (imtaq) sebagai landasan melaksanakan tugas pokok sebagai prajurit Pangkalan Utama TNI AL XIII (Lantamal XIII) Tarakan menggelar kegiatan Kauseri Agama di Gedung Serba Guna Mako Lantamal XIII Jl. Sei Ngingitan, Kelurahan Mamburungan, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara kemaren, Rabu (20/11/19) dengan tema “Pernikahan dan Perceraian serta Zakat Profesi”.


Tema kauseri agama tentang pernikahan dan perceraian kali ini disampaikan oleh Letkol Laut (KH) Utep Suherman, S.Ag., M.A. yang sehari-hari menjabat sebagai Pabanren Sintel Lantamal XIII. Dalam ceramahnya beliau menyampaikan bahwa pernikahan bukan semata-mata sebatas membangun rumah tangga atau mengikat antar dua individu agar menghalalkan dalam menjalin hubungan biologis saja, namun dipandang dari sisi kacamata agama, pernikahan mempunyai beberapa tujuan antara lain memenuhi naluri yang asasi sebagai fitrah manusia agar laki-laki dan perempuan saling berpasang-pasangan dan saling melengkapi, serta menyempurnakan agama, karena bagi seorang muslim menikah merupakan kesempurnaan dari separuh agama.
Untuk menjaga keharmonisan dalam berumah tangga tentu tidak luput dari membaca Al Qur’an dan mendirikan sholat agar tercipta keluarga yang Sakinah, Mawaddah wa Rohmah, serta untuk menjaga kelanggengan suatu pernikahan kita wajib menjaga lisan, utamanya kalimat cerai kepada pasangan, yang secara sadar atau tidak sadar akan dapat menjatuhkan talaq. Jika seseorang telah jatuh talaq tiga dan kemudian timbul keinginan untuk rujuk kembali, maka suami tidak memiliki hak untuk rujuk kepada istri sampai istri dinikahi oleh orang lain dengan tanpa ada rekayasa atau unsur paksaan dari mantan suami, untuk itu mari jaga keluarga kita dengan memberikan segala sesuatu yang terbaik agar menjadi keluarga yang bahagia dan selamat dunia ahirat.

Tema kauseri agama yang berikutnya adalah tentang zakat profesi atau zakat penghasilan yang disampaikan oleh ketua umum Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kota Tarakan Bapak KH. Zainuddin Dalillah, dalam ceramahnya beliau menyampaikan pentingnya zakat profesi layaknya makan ikan yang sudah dibersihkan tulang dan sisiknya, maka jika seseorang yang sudah mempunyai penghasilan satu nisab dalam satu tahun dan tidak mengeluarkan zakat, itu diibaratkan makan ikan beserta tulang dan sisiknya. Artinya bahwa hukum membayar zakat profesi hukumnya adalah wajib dan berfungsi untuk membersihkan penghasilan seseorang dari sebagian hartanya 2,5 persen yang merupakan hak orang lain yang membutuhkan dan berhak menerima zakat. Dalam hal ini BAZNAZ kota Tarakan juga menyampaikan kepada para hadirin, bahwa BAZNAZ kota Tarakan siap mewadahi dan melayani kepada seluruh prajurit Lantamal XIII untuk menerima dan menyalurkan zakatnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wadan Lantamal XIII Kolonel Marinir Ali Bahar Saragih, S.E., para Asisten Danlantamal XIII, Para Kasatker Lantamal XIII, Para Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil Lantamal XIII dan Yonmarhanlan XIII, serta tim BAZNAZ kota Tarakan yang diketuai oleh Bapak KH Zainuddin Dalillah.

Dispen Lantamal XIII, Koarmada II