BERSAMA BUPATI SIKKA DAN FORKOPIMDA, LANAL MAUMERE HADIRI PESTA LAUT PEMANA

Pesta laut merupakan budaya warisan leluhur nenek moyang sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena telah banyak memeberikan rejeki kepada nelayan dalam kurun waktu tertentu dalam hal ini ikan hasil tangkapan nelayan . Kemudian sebagai perekat silahturami antara sesama nelayan dan juga kepada pemerintah karena memang dalam setahun mungkin ada benturan -benturan fisik sesama nelayan yang saling berebut lahan penangkapan ,melalui acara ini bisa saling memaafkan, kemudian sebagai rasa ungkapan syukur para nelayan menyiapkan makanan .

Rabu, 16 Oktober 2019, Kabupaten Sikka kembali mengadakan festival rakyat yang begitu megah,  kegiatan tersebut tidak lain adalah Pesta Laut yang diselenggarakan di  Pulau Pemanah Kab. Sikka dengan tema yang diusung tahun ini yaitu “Dengan Pesta Laut, Kita Tingkatkan Rasa Persaudaraan Antar Sesama Nelayan Untuk Mejaga dan Melestarikan Laut”.

Kegiatan yang dimulai tepatnya pada pukul 09.00 Wita tersebut diawali dengan keberangkatan rombongan Bupati Sikka F. Roberto Diogo, S. Sos., M. Si beserta Forkopimda berangkat berlayar dari Pelabuhan Rakyat Wuring, Ds. Wuring menuju Pulau Pemana.

 

Setelah menempuh perjalanan sekitar 90 menit rombongan tiba di Pulau Pemana yang kemudian disambut dengan Tarian Adat Bapan Asal dan pengalungan bunga serta diiringi peragaan pencak silat oleh masyarakat Pulau Pemana. Diawali dengan memberikan sambutan, Bupati Sikka membuka rangkaian acara pada pesta laut di Pulau Pemana, antara lain adalah pentas budaya Tarian Balumpa, pelepasan rumpon nelayan dan kapal hias mini, pembuatan Tenun Ikat Buton, diving, snorkling, serta festival kuliner.

 

Pesta Laut yang berlangsung hingga pukul 14.15 Wita ini mendapatkan apresiasi yang positif dari Bupati Sikka dan Forkopimda serta seluruh peserta yang hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

 

@ penlanalmaumere