Lanal Batuporon – DKP Jatim Tanam Ribuan Pohon Mangrove di Pesisir Kabupaten Bangkalan

Lanal Batuporon – DKP Jatim Tanam Ribuan Pohon Mangrove di Pesisir Kabupaten Bangkalan

Lantamal V (3/8), —

Dalam mendukung program pemerintah tentang penghijauan, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batuporon, Lantamal V, Koarmada II, bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur, menanam 15 ribu bibit mangrove (berupa Propagul) di pesisir Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan , Selasa (3/9).

Menurut Danlanal Batuporon, Letkol Laut (P) Teguh Wibowo M.Tr.Hanla, penanaman pohon ini merupakan wujud kebersamaan pemerintah Jatim dengan Lanal Batuporon. Hal ini perlu terus dibina dan kembangkan, sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya lingkungan hidup yang baik dan dengan kesadaran sendiri berperan aktif untuk menunjang program kawasan ekosistem esensial.

Bibit yang kita tanam ada yang masih berupa Propagul (adalah buah mangrove yang telah mengalami perkecambahan). Kegiatan yang dilakukan DKP, bersama Lanal Batuporon dan Kelompok Sadar Lingkungan (KSL) Bangkalan ini ditujukan untuk melestarikan pohon Mangrove di wilayah kecamatan Arosbaya kabupaten Bangkalan.

Menurutnya dengan menjaga dan melestarikan area mangrove, sama halnya menjaga kesimbangan ekosistem alam yang ada.

“Ini penting bagi kita untuk terus menggerakkan program-program seperti ini,” terangnya.

 Sementara itu perwakilan DKP Jatim, Sudrajat, mengatakan, bibit mangrove prapagul yang ditanam adalah jenis Rizophora mocoranata. Ada sekitar 23 jenis tanaman mangrove sejati yang tumbuh di kawasan perairan Arosbaya Bangkalan. Mangrove sejati adalah kelompok tumbuhan yang hanya dapat hidup di lingkungan yang masih dipengaruhi pasang surut air laut (pantai dan muara sungai), yang substrat dasarnya berupa lumpur endapan (aluvial).

Mangrove sejati biasanya memiliki adaptasi khusus, yang dapat menunjang kehidupannya di lingkungan mangrove. Adaptasi tersebut dapat berupa adaptasi morfologi seperti modifikasi akar dan daun, serta adaptasi fisiologi.

Setelah dilaksanakan kegiatan ini, tidak hanya menanam bibit pohon saja, melainkan harus diikuti dengan pemeliharaan terhadap pohon hingga dapat tumbuh besar. “Untuk itu peran personel Lanal Batuporon maupun masyarakat sangat penting guna menjaga dan merawat pohon – pohon ini,” imbuhnya.