17 Jam KRI BAC-593 Bersandar Di Makassar Pangdam XIV HSN Sempatkan Bernostalgia Bersama Prajurit Pahlawan Perbatasan

Makassar, 17 jam sandar di pelabuhan Sukarno Makassar, KRI Banda Aceh (BAC)-593 seketika itu pula dikunjungi oleh Pangdam XIV Hasanuddin (HSN) Mayjen TNI Surawahadi, S.I.P.,M.Si bersama Istri Ny. Endang Surawahadi pada Kamis malam (29/08/2019).

Dalam kunjungannya, Pangdam XIV HSN yang didampingi oleh Dansatrol Lantamal VI Kolonel Laut (P) Victor Pardamean Y Siagian, S.T., M.M., dan Asops Danlantamal VI Kolonel Laut (P) Ardhi Sunaryo, S.T., M.M., menemui pasukan dari Batalyon Infanteri Para Raider 328/Dirgahayu yang berlayar bersama KRI BAC-593.

Pangdam XIV HSN mengungkapkan bahwa kunjungannya tersebut mengigatkan dirinya di masa lalu dan merasa bernostalgia karena dahulu beliau pernah bertugas di Yonif Para Raider 328/Dirgahayu sembari memberikan semangat kepada ratusan pasukanTNI AD ini yang telah selesai melaksanakan tugas sebagai pahlawan perbatasan dalam Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG sektor utara.

Komandan KRI Banda Aceh-593 Letkol Laut (P) Ali Setiandy, M. Tr. (Han) menyampaikan bahwa KRI BAC-593 berlayar dari Jayapura Papua membawa pasukan Yonif Para Raider 328/Dirgahayu kemudian singgah di Makassar untuk melakukan bekal ulang logistik, bahan basah lainnya dan selanjutnya akan berlayar kembali menuju Jakarta.

Yonif Para Raider 328/Dirgahayu adalah Batalyon infanteri lintas udara yang berada dibawah kendali Brigif Linud 17/Kujang I, Divisi Infanteri 1/Kostrad, ujar Komandan KRI Banda Aceh-593 menjelaskan.

Ditempat yang sama, Kadisyahal Lantamal VI Kapten Laut (P) Bernard Iskandar menyampaikan bahwa KRI BAC-593 sandar di pelabuhan Hatta Makassar pada pukul 08.00 Wita dan berangkat pada pukul 01.00 Wita din hari. Jadi KRI BAC-593 hanya bersandar di kota Makassar selama 17 Jam.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Kadissyahal Lantamal VI serta sejumlah pejabat Kodam XIV Hasanuddin, KRI Banda Aceh -593 dan sejumlah pejabat dari Yonif Para Raider 328/Dirgahayu.