Lantamal VI Lestarikan Budaya Lokal “Paraga” Dengan Sepak Takraw

Makassar, Selasa (27/08/2019), Kebudayaan merupakan aset terpenting bagi bangsa. Kebudayaan dapat kita dorong untuk menjadi prestasi, sesuatu yang membanggakan bagi bangsa kita .

Berdasarkan pemahaman tersebut di atas Lantamal VI menggairahkan olahraga ini karena sepak takraw sangat erat hubungannya dengan permainan rakyat dan olahraga tradisional suku Bigis Makassar yang kita kenal “Paraga”. Tari paraga, tarian khas Sulsel biasanya dimainkan oleh enam orang laki-laki berpakaian adat lengkap sambil memperlihatkan keterampilan/atraksi dalam memainkan bola raga (bola takraw) biasa dimainkan saat menyambut tamu di daerah ini (Sulsel).

Olahraga ini diharapkan selain menjaga kebugaran prajurit juga memberikan pemahaman tentang permainan rakyat dan olahraga tradisional untuk memperkuat karakter dan jati diri prajurit Lantamal VI sebagai bangsa Indonesia.

Sepak takraw ini secara rutin dilaksanakan oleh prajurit Lantamal VI usai melaksanakan olahraga lari terpimpin bertempat di Lapangan Arafuru Mako Lantamal VI,

“Guna mengairahkan olah raga sepak takraw dan melestarikan budaya lokal “Paraga” Lantamal VI telah memberikan fasilitas olahraga sepak Takraw di Lapangan Arafuru Lantamal VI yang bertujuan menjaga kebugaran dan melestarikan permainan tradisional rakyat Sulsel serta meningkatkan prestasi Prajurit Lantamal VI di cabang olahraga sepak takraw .” Ujar Kadispen Lantamal VI Kapten Laut (KH) Suparman Sulo

Lebih lanjut dikatakan, Olahraga sepak takraw yang dilaksanakan itu selain menjaga kebugaran tubuh prajurit juga untuk mempererat ikatan silaturahmi antar personel Lantamal VI yang berasal dari satuan- satuan kerja yang ada di Lantamal VI Makassar.