JAGA MORIL ANGGOTA, DANGUSPURLA KOARMADA II TEMUI ABK KRI PANDRONG

Koarmada II. Surabaya, 19 Agustus 2019

Untuk menjaga agar moril atau semangat anggota tetap menyala dalam melaksanakan tugas, Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II (Danguspurla Koarmada II) Laksma TNI Rahmat Eko Raharjo, M.TR.(HAN), CHRMP menemui langsung para ABK KRI Pandrong-801 yang sedang sandar di Dermaga Samla Lantamal VIII Manado, dalam rangka Operasi Kawanua Sakti, Senin (19/8).

Kunjungan Danguspurla Koarmada II ini merupakan rangkaian peninjauan terhadap unsur-unsur di daerah operasi Guspurla Koarmada II. Setibanya di KRI Pandrong, Danguspurla beserta rombongan disambut oleh tim Valreep atau Jajar Kehormatan yang kemudian diterima oleh Komandan KRI Pandrong – 801, Mayor Laut (P) Hendra Kurniawan.

Dalam kesempatan tatap muka dengan seluruh ABK KRI Pandrong-801, Danguspurla Koarmada II memberikan motivasi agar setiap personel tetap menjaga semangat selama melaksanakan tugas, juga memperhatikan keselamatan personil dan materiil kapal.

“ Saya harapkan seluruh personel tetap semangat dalam melaksanakan tugas operasi ini. Sebab tugas yang kalian emban memiliki arti penting bagi negara, sehingga kalian juga berperan penting bagi satuan dan negara. Selain itu perhatikan selalu keselamatan diri, juga keselamatan materiil di kapal “, tegas Rahmat, sapaan karib orang nomor satu di jajaran Guspurla Koarmada II.

Lebih lanjut Danguspurla Koarmada II menekankan unsur-unsur yang berada di daerah operasi agar membantu posal-posal di perbatasan yang tidak memiliki unsur penindakan guna melaksanakan pengamanan wilayah perairan. Terakhir Danguspurla Koarmada II menyampaikan agar seluruh ABK KRI Pandrong – 801 selalu dapat menjaga kekompakan.

Operasi Kawanua Sakti 19 adalah operasi yang dilaksanakan di wilayah perbatasan Indonesia dan Philipina, yang  merupakan wilayah yang rawan terhadap berbagai pelanggaran, baik itu berupa pelanggaran terhadap batas wilayah laut, pelintas batas, penyelundupan (bbm, bahan kebutuhan sehari-hari, senjata, dan narkoba), illegal fishing serta  ilegal lainnya serta satu hal yang paling krusial adalah masih adanya gerakan Abu Sayaf Group (ASG).

Dinas Penerangan Koarmada II