APEL KHUSUS DAN ENTRY BRIEFING KOMANDAN LANTAMAL VII KUPANG

Lantamal VII – Apel khusus dalam rangka perkenalan sekaligus pengarahan Komandan Lantamal VII kepada seluruh perwira, Bintara, Tamtama dan  PNS  Lantamal VII berlangsung di Lapangan Apel Mako Lantamal VII  Kupang Jl. Bolok Raya El Nusa Kupang Barat, Senin (19/8/2019).

Komandan Lantamal VII Kupang Laksamana Pertama TNI  I.G. Kompiang Aribawa dalam amanat nya  menyatakan bahwa dalam melaksanakan tugas pokok Lantamal VII mengemban fungsi-fungsi diantaranya Fungsi pendukung satuan operasi, yang meliputi fungsi dukungan fasilitas labuh, fungsi dukungan fasilitas harkan, fungsi dukungan fasilitas pembekalan, fungsi dukungan fasilitas perawatan personel dan Fungsi dukungan fasilitas pembinaan pangkalan. Fungsi patroli keamanan laut secara terbatas serta fungsi pemberdayaan matra laut.

Sedangkan dalam pembinaan administratif Lantamal VII membawahi Lanal Mataram (kelas B), Lanal Maumere (kelas B), Lanal Pulau Rote (kelas C) dan 2 Lanal kelas D yang masih dalam proses untuk diresmikan yaitu Lanal Labuan Bajo (kelas D), Lanal Waingapu (kelas D),  serta 21 Posal dibawah pembinaan Mako Lantamal VII dan Lanal jajarannya.

Dihadapkan dengan luasnya wilayah yang menjadi tanggung jawab Lantamal VII, keterbatasan alut yang dimiliki dan keterbatasan jumlah personel, maka sangat dibutuhkan dukungan dari seluruh personel jajaran Lantamal VII baik Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS untuk mendukung tugas dan tanggung jawab yang dibebankan secara profesional melalui program dan kegiatan sesuai aturan dan ketentuan yang ada.  Hal tersebut bukanlah pekerjaan yang mudah, karena kita harus lebih cermat dalam merencanakan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan, harus lebih tajam dalam memilih prioritas, dan harus lebih terpadu serta sinergis antara satu dengan lainnya, guna mencegah pemborosan biaya, tenaga dan waktu. Oleh karena itu, saya berharap masing-masing bagian berupaya menjaga soliditas, guna mewujudkan efektivitas dan efesiensi yang tinggi. Saya yakin dengan tekad yang kuat, kerja keras, moral yang tinggi dan dilandasi dengan semangat baru, maka seluruh jajaran Lantamal VII akan mampu berbuat yang terbaik demi terlaksananya tugas-tugas yang diemban.

Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset dan keuangan negara yang dipercayakan kepada TNI / TNI Angkatan Laut semakin transparan. Demikian pula keberadaan Lantamal VII juga harus dapat membuahkan hasil bagi TNI / TNI Angkatan Laut serta dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menghadapi semua itu kita harus melakukan perubahan paradigma berpikir dan bertindak dalam menjalankan roda organisasi. Setiap kebijakan ataupun keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai koridor hukum ataupun peraturan yang ada, serta sejauh mungkin dihindari adanya penyimpangan dan kesalahan prosedur. Dalam melaksanakan kegiatan pembangunan, pengadaan barang dan jasa, pemeliharaan material, dan belanja barang/modal lainnya harus berpedoman pada aturan dan prosedur yang benar. Inventarisasi Barang Milik Negara (BMN) khususnya senjata dan amonisi dilaksanakan dengan teliti sesuai prosedur serta aturan pelaporan yang berlaku.

Pada akhir amantanya Danlantamal VII menekankan agar setiap tindakan personel Lantamal VII harus dapat dijadikan panutan dan tauladan bagi masyarakat untuk itu hindari perbuatan yang dapat merugikan bagi organisasi, merusak citra dan nama baik Lantamal VII, seperti penyalahgunaan narkoba, perbuatan asusila, kepemilikan kendaraan tanpa dilengkapi surat yang sah, percaloan dalam penerimaan prajurit dan kegiatan ilegal lainnya.

Selesai apel khusus dilanjutan  Entry Briefing Komandan Lantamal VII Laksmana Pertama TNI I.G.Kompiang Aribawa  kepada para perwira dan kasatker    jajaran Lantamal VII di ruang rapat Danlantamal VII. Hadir dalam kegiatan tersebut Wadan Lantamal VII kolonel Laut (P) M.Nazif, para Asisten Danlantamal VII, Dansatrol Lantamal VII, para Danlanal dijajaran Lantamal VII, Danlanudal Kupang, para Kasatker, dan Danposal  jajaran  Mako Lantamal VII