Aspers Danlantamal V Hadiri Upacara HUT RI ke- 74 Tahun 2019 di Balai Kota Surabaya

Aspers Danlantamal V Hadiri Upacara HUT RI ke- 74 Tahun 2019 di Balai Kota Surabaya

Lantamal V (17/8), —

Asisten Personel Komandan Lantamal V, Kolonel Lau (KH) Ambyah mewakili Komandan Lantamal V Laksamana  Pertama TNI Tedjo Sukmono, S.H., CHRMP, di Taman Surya, Balai Kota Surabaya Jl. Walikota Mustajab No. 1 Surabaya, Sabtu (17/8).

Peringatan Ke-74 HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2019 yang mengusung tema “SDM Unggul Indonesia Maju” tingkat Pemkot ini dipimpin Walikota Surabaya, bertindak Tri Rismaharini, M.Sc.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Surabaya,  Ketua DPRD Sby, Kajati Surabaya, Danrem 084 BJ,  Danpusdiklathanudnas,  Asmin Kasgartap III/Sby,  Kapolrestabes Sby, Kapolres KP3 Tj. Perak, Para Ka Opd Pemkot Sby, Para Dubes Negara Tetangga, Perwakilan Pejabat Koarmada II, Perwakilan Pejabat Kodiklatal dan undangan lainnya.

Walikota Surabaya dalam amanatnya mengatakan bahwa negeri ini mengalami penjajahan yang panjang dan menyakitkan berkali-kali dalam kurun waktu 350, ratusan tahun kita terpecah pecah karena politik devide at impera yang dilakukan oleh perusahaan dan negara asing.

Setelah tahun 1928 para pendiri bangsa ini dengan membangun identitas bahwa kita semua bersaudara bertumpah darah satu tanah air Indonesia berbangsa satu bangsa Indonesia dan berbahasa satu bahasa Indonesia.

Kita sadari bahwa kita harus bisa mengalahkan musuh bersama yang sesungguhnya yaitu kemiskinan dan kebodohan dalam arti yang luas yang mati tahun depan 2020 kita akan menghadapi era perdagangan bebas yang tidak bisa kita hindari lagi untuk anak-anak dan pemuda harus menjadi generasi penerus yang mampu bekerja keras tidak kenal menyerah Jangan mudah putus asa serta meneruskan bangsa dan negara ini .

Anak-anak dan para pemuda merupakan aset yang harus tetap diajarkan untuk memahami nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar mereka menjadi pribadi yang bijaksana, namun mereka harus siap menghadapi tantangan dunia  melalui kreativitas setiap anak mempunyai talenta yang berbeda-beda untuk dapat dan mampu bersaing di era industri four point Zero dan Globalisasi.