Lantamal VI Ikuti Apel Gelar Pasukan Untuk Kesiapsiagaan Karhutla di Sulsel

Makassar, 1 Kompi Pasukan Lantamal VI mengikuti Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) bertempat di halaman parkir Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Kamis (15/08/2019).

Apel ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulsel Prof. Dr. Ir. H.M. Nurdin Abdullah, M. Agr., dan juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Sulsel diantaranya Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, S.I.P., M.Si., Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Hamidin, Kepala Basarnas Makassar Mustari, M.M., Danlantamal VI Laksamana Pertama TNI Hanarko Djodi Pamungkas yang diwakili Asops Danlantamal VI Kolonel Laut (P) Ardhi Sunaryo, S.T., M.M., Danyonmarhanlan VI, Perwakilan UPT KLHK Makassar serta para Kepala atau perwakilan Organisasi perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Gubernur Sulsel menyampaikan bahwa apel yang dilaksanakan hari ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis bagi kita semua utamanya dalam membangun komitmen Bersama untuk menyelamatkan lingkungan yang dihuni dari berbagai permasalahn yang timbul sebagai akibat dari berbagai aktifitas manusia itu sendiri terutama kerusakan hutan yang diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan.

Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Kehutanan telah membentuk Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhutla) di 16 KPH dan 7 CDK dengan jumlah 688 personel. Brigade tersebut tersebar diseluruh Kabupaten dan kota se-Sulsel.

“Untuk itulah dalam rangka meningkatkan sinergitas, daya tanggap dan kesiapsiagaan kita untuk menjaga dan mempertahankan hutan dan lahan kita dan memberi penyadaran kepada seluruh pihak, maka pemerintah mengajak seluruh instansi dan lapisan masyarakat dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan untuk menjamin kesinambungan hidup anak cucu dan generasi penerus kita”, ujar Nurdin Abdullah.

Aspos Danlantamal VI menyampaikan bahwa Lantamal VI akan siap mendukung dan membantu apabila diperlukan dalam menjalankan program pemerintah khususnya Pemerintah Sulsel untuk menjaga dan mempertahankan hutan serta lingkungan hidup sekitar dari bahaya ancaman kebakaran hutan dan lahan. “Kabakaran hutan merupakan permasalahan yang sering terjadi sehingga mengakibatkan kerusakan ekosistem yang ada di dalam hutan tersebut, ini merupakan masalah Bersama dan untuk itu Lantamal VI beserta Yonmarhanlan VI akan siap membantu apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di sekitar wilayah Sulawesi Selatan ini”, Ujar Asops Danlantamal VI.