Danlanal Denpasar Hadiri Hari Jadi Provinsi Bali

Danlanal Denpasar Hadiri Hari Jadi Provinsi Bali

Lantamal V (15/8).

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Denpasar-Bali Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko didampingi Ketua Cabang 10 Korcab V DJA ll menghadiri peringatan Hari Jadi Provinsi Bali yang ke 61 di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Renon Denpasar kemarin.

Tampak hadir pada  acara Hari jadi Provinsi Bali yang ke 61, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati,  Ketua dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, Pangdam IX/Udayana, Kabinda Bali, Ka BNNP Bali, Kajati Bali, KPN Denpasar, Danrem 163/Wsa, Dan Lanud Ngurah Rai, Wakapolresta Denpasar, KPUD Prov. Bali, Kaper BPK Bali, Bupati/Walikota se-Bali, Ketua BI Bali,  Ketua PHDI Bali, Ketua MUDP Bali, Ketua FKUB Bali, Para Rektor se-Bali dan tamu undangan lainnya.

Peringatan Hari Jadi Provinsi Bali yang ke-61 tahun 2019 merupakan momentum historis untuk mengenang peristiwa pembentukan provinsi yang juga disebut sebagai Pulau Dewata ini.

Untuk itu Gubernur Bali Wayan Koster mengajak semua komponen masyarakat Bali mengambil makna penting dari perjuangan itu dalam meningkatkan kualitas hidup bermasyarakat.

Lebih jauh Gubernur Bali mengajak seluruh jajarannya untuk membangun spirit baru dengan  bekerja tulus dan lurus guna mewujudkan Visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.    

Hal ini lanjutnya terkait kesiapan untuk mewujudkan Bali Era Baru, dengan melakukan penataan secara fundamental dan komprehensif pembangunan di Bali, yang mencakup tiga aspek utama.

Masing-masing aspek adalah alam, krama, dan kebudayaan Bali berdasarkan nilai-nilai Tri Hita Karana, yang berakar dari kearifan lokal Sad Kerthi, yaitu: penyucian jiwa (atma kerthi), penyucian laut (segara kerthi), penyucian sumber air (danu kerthi), penyucian tumbuh-tumbuhan (wana kerthi), penyucian manusia (jana kerthi), dan penyucian alam semesta (jagat kerthi).

Lebih jauh, orang nomor satu di Bali ini menyampaikan dengan spirit baru bekerja tulus dan lurus maka akan dapat terwujud kesejahteraan masyarakat Bali baik secara sekala maupun niskala.

“Seluruh proses dan tahapan pekerjaan harus dilakukan secara tulus dan lurus. Dengan spirit baru ini, kita akan mewujudkan Bali Era Baru sesuai Visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” pungkasnya.