Ketua Korcab V DJA II mendampingi Ketum Jalasenastri Ibu Manik Siwi Sukma Adji

Ketua Korcab V DJA II mendampingi Ketum Jalasenastri Ibu Manik Siwi Sukma Adji

Lantamal V (3/8), —

Ketua Korcab V DJA II Ny. Yoeliana Tedjo Sukmono, menghadiri Seminar kesehatan, dalam rangka memperingati HUT Jalasenastri 2019. Acara dibuka oleh Ketum Jalasenastri Ibu Manik Siwi Sukma Adji di Gedung Serba Guna FK UHT komplek RSAL Dr. Ramelan Surabaya, Sabtu (3/8).

Turut hadir Waketum Jalasenastri, Karumkital dr. Ramelan Surabaya beserta Ibu, Pengurus Inti Pusat Jalasenastri, Bakor Jalasenastri wilayah Jakarta, Surabaya dan Sorong,Ibu Pangkoarmada II, Ibu Dankodiklatal, Ibu Gubernur AAL, Ibu Wadan Lantamal V dan Ibu Aspotmar Danlantamal V, Ibu Mantan Aspam Kasal/Ibu Setama Bakamla, Ketua PP PERHATI-KL, Ketua PP PERHATI-KL Jatim Utara, Ketua Pengurus YHT Cab. Surabaya, Wakamed dr. Ramelan , Wakabin dr. Ramelan beserta Ibu, Wakamed dr. Ramelan, Kadepfar dr. Ramelan dan Pabinhar Jalasenastri Pusat.

Acara diikuti oleh Pengurus Inti Pusat Jalasenastri, Bakor Jalasenastri wilayah Jakarta, Surabaya dan Sorong, Ibu2 Jalasenastri wilayah Surabaya, Pengurus Jalasenastri Ranting E Cabang Jalasenastri Mabesal (RSAL Dr. Ramelan), Perwakilan Guru, Siswa SMK KAL I dan II Surabaya, Perwakilan Guru, Siswa SMA Hang Tuah Surabaya, Perwakilan SMF Sekesal Surabaya, Perwakilan Mahasiswa Stikes Hang Tuah Surabaya dan Perwakilan Mahasiswa Kedokteran UHT.

Sambutan Ibu Ketum Jalasenastri tidak terasa jalasenastri sudah memasuki usianya ke-73, banyak kegiatan yang telah dilaksanakan oleh jalasenastri termasuk dalam menyambut event-event tertentu seperti menjelang hut ke 73 jalasenastri. dan rencana puncak peringatan hut ke-73 jalasenastri yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 agustus 2019 di gedung balai samudera jakarta. sekaligus dengan jala fair yang akan menampilkan hasil karya kreasi ibu-ibu jalasenastri darfseluruh wilayah indonesia.

Kali ini Jalasenastri bekerjasama dengan Rumkital dr. Ramelan. fakultas kedokteran UHT, perhati-KL. perhatl-KL jatim utara. menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial pengabdian kesehatan yaitu seminar awam. seminar kedokteran dan operasi bidang THT.

Baru saja saya beserta lbu-ibu mengunjungi lima anggota dan keluarga anggota serta masyarakat umum yang telah menjalani operasi pemasangan implant rumah siput di telinga dan operasi tht-kl lainnya, mereka dalam kondisi baik dan sehat. semoga operasi yang telah dllakukan berhasil baik serta bermanfaat buat penderita dan keluarganya.

Prevalensi penyakit THT-KL di indonesia cukup tinggi, gangguan pendengaran yang mencapai angka 16.8% (Sumber  Kemenkes RI) yang disebabkan oleh otitis media supuratif kronik (OMSK), tuli bawaan, tuli akibat bising pada pekerja dengan lingkungan bising, tuli usia lanjut, tuli akibat obat ototoksik, tuli mendadak dan laln-lain. dampak ketulian ini antara lain terjadinya gangguan komunikasi, gangguan psikis, menyendiri.rendah diri, secara ekonomi memerlukan biaya hidup yang lebih tinggi untuk alat-alat bantu dengarnya.

Tuli bawaan lahir mempunyai dampak pada kualitas hidup anak yang sangat berat. hilangnya komunikasi mendengar menyebabkan anak menjadi tuna rungu. solusi terbaru selain rehabilitasi dengan alat bantu dengar adalah pemasangan implan koklea dengan biaya yang cukup besar.

“Kegiatan ini bisa terus dilaksanakan karena sangat membantu khususnya kepada keluarga besar tni angkatan laut dan masyarakat pada umumnya.” harapannya .