LANTAMAL VII KUPANG IKUT SERTA DALAM LATGSAR GABUNGAN

Lantamal VII – Bertempat di Hotel Neo Aston di Jl. Piet A. Tallo Kota Kupang berlangsung acara pembukaan Latihan Search And Rescue (SAR) Gabungan pencarian dan pertolongan dalam rangka penanganan penemuan pengungsi dari luar negeri dalam keadaan darurat di wilayah NTT. Acara ini dibuka langsung oleh Dirops Basarnas Brigjen TNI (Mar) Budi Purnama, (29/07/2019).

Dalam amanatnya Dirops Basarnas menyampaikan bahwa kegiatan latihan SAR gabungan ini adalah untuk menyatukan visi misi dan kerja sama dalam penanganan penemuan pengungsi. Sebagaimana diketahui bahwa perairan wilayah NTT digunakan sebagai salah satu jalur perlintasan para pengungsi yang menuju ke negara Australia guna pencarian suaka dan seringkali kapal-kapal pencari suaka tersebut kandas dan bahkan mengalami troubel diperairan NTT, untuk itu inilah gunanya dilaksanakan latihan seperti ini. Agar memudahkan koordinasi dan menyamakan persepsi dalam penanganan penemuan pengungsi dari luar negeri. Kegiatan latihan SAR gabungan ini akan dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 30-31 juli 2019. Hadir dalam pembukaan Latihan SAR Gabungan ini diantaranya  Wakil Gubernur NTT, Dansatrol Lantamal VII Kupang, Kakansar Kupang, Kakansar Mataram , Kakansar Maumere, Danlanudal Kupang, Dit Polair, Perwakilan IOM, Perwakilan BMKG Kota Kupang, Dinkes Kota Kupang, Satpol PP Kota Kupang, Ka RCC Bakamla Kupang dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan Latihan SAR Gabungan penanganan pengunsi dilaut ini melibatkan ± 100 personel dari berbagai instansi diantaranya TNI/Polri, Basarnas Kupang, Dirjen Imigrasi, BMKG, UNHCR, IOM, Bakamla Kupang, Dinkes Kota Kupang, Satpol PP dan Pramuka. Untuk Lantamal VII Kupang sendiri melibatkan beberapa unsur Kapal Patroli diantaranya : KAL Weling, KAL Kembang dan Patkamla Pulau Semau. Untuk kegiatan Latihan SAR gabungan dilaksanakan di Dermaga Navigasi di Jl. M. Praja Tenau dengan simulasi penanganan kapal pengungsi mengalami kecelakaan dilaut diwilayah perairan NTT dan dikapal tersebut dideteksi ada sebanyak 34 pengungsi. Unsur Laut yang terdiri dari 1 Kapal Basarnas Kupang, KAL Weling, KAL Kembang, Patkamla Pulau Semau dan 1 Kapal dari BPBD melaksanakan penyelamatan para pengungsi yang kapalnya mengalami kecelakaan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kakansar Kupang Bapak Freezer dan diawasi langsung oleh Dirops Basarnas Brigjen TNI (Mar) Budi Purnama.

Setelah 2 hari dari tanggal 30 – 31 Juli 2019 latihan SAR Gabungan selesai dilaksanakan evaluasi dalam pelaksanaan tersebut guna mengetahui kekurangan apa saja sehingga kedepannya jika benar-benar terjadi kecelakaan atau keadaan darurat kapal pengungsi yang terjadi di wilayah perairan NTT instansi yang berkompeten dalam bidang penanganan ini sudah mengerti tugas masing-masing.