DANLANTAMAL XIII KOARMADA II HADIRI PEMUSNAHAN SENJATA API

TARAKAN –
Kepemilikan senjata api secara ilegal baik rakitan maupun pabrikan oleh masyarakat sangat rawan untuk disalahgunakan walaupun ada berbagai alasan dari para pemiliknya. Dengan adanya senjata api di tangan masyarakat secara ilegal, tentu hal ini akan dapat menimbulkan keresahan dan tidak kenyamanan bagi masyarakat yang ada disekitarnya .
Guna mencegah penyalahgunaan senjata api, baik pabrikan maupun rakitan oleh masyarakat, Apkam TNI dengan berbagai upaya pendekatan secara persuasif telah dapat memberikan rasa simpati sehingga masyarakat yang merasa memiliki senjata api ilegal telah sukarela menyerahkan kepada aparat TNI.
Senjata api jenis Pabrikan dan Rakitan hasil penyerahan dari masyarakat yang berjumlah 160 pucuk terdiri dari rakitan jenis penabur sebanyak 159 pucuk dan Pabrikan jenis Pistol Revolver 1 pucuk, tadi pagi Kamis (04/07/19) di Makodim 0907 Tarakan telah dilaksanakan pemusnahan.

Penghancuran di pimpin oleh Kasdam VI/Mlw, Brigjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, S.H., M.M. Dalam amanatnya Kasdam menyampaikan, penghancuran senjata senjata rakitan yang diperoleh dari masyarakat ini merupakan salah satu keberhasilan pembinaan teritorial dalam bentuk Komunikasi Sosial (Komsos) Dialogis, dimana Komsos Dialogis merupakan salah satu metode Pembinaan Teritorial dalam bentuk hubungan komunikasi dua arah yang dilakukan oleh prajurit di daerah penugasan sehingga tercipta hubungan emosional yang baik antara TNI dan Masyarakat.


Senjata senjata tersebut berhasil dikumpulkan oleh Satgas Pamtas RI Malaysia dan Satgas Teritorial. sehingga dengan keberhasilan tersebut menunjukan bahwa pendekatan terhadap masyarakat telah dapat menumbuhkan rasa sukarela pemilik senjata api untuk menyerahkan senjata api yang dimiliki selama ini. Dengan mengaplikasikan sosok prajurit yang humanis, ramah dan murah senyum maka masyarakat menjadi tergugah hatinya dan sadar sepenuhnya untuk menyerahkan senjata tersebut kepada Satgas Pamtas RI Malaysia dan Satgas Teritorial khususnya di wilayah perbatasan Nunukan dan Malinau yang merupakan upaya TNI untuk menciptakan rasa aman di masyarakat

Senjata api yang ada ditangan masyarakat tentunya akan sangat berbahaya apabila tidak diserahkan kepada aparat Satkowil mengingat masih aktif dan masih dapat digunakan

Selain dihadiri Danlantamal XIII Koarmada II Laksamana Pertama TNI Judijanto, M.Si.,M.A, kegiatan tersebut juga dihadiri wakil gubernur Kaltara Bapak H. Udin Hianggio, Kabinda Prov Kaltara Brigjend Rudi Sigiarto, Danlanud Anang Busra Kolonel Pnb Heri Kris Dri Handaka, S.Sos., M.M., Aster Kasdam VI/Mlw, Kolonel Inf Jones Sasmita Muliawan, S.IP, Kapendam VI/Mlw Kolonel Kav Dino Martino, Kasrem Kolonel Inf Ruslan Effendi, Kapaldam VI/Mlw Kolonel Cpl Taufan Tjandra Kusuma, S.I.Pem., Wakapolda Kombes Pol Zainal Arifin Haliwang, S.IK., Kasat Brimob Polda Kaltara Kombes Pol Hery Sulesmono, S.IK., Dirpol Airut Polda Kaltara Kombes Pol Heri Sasangka, S.IK., Waasops Kasdam VI/Mlw, Letkol Inf Teguh Wiratama., Dandim 0907/Trk, Letkol Inf Eko Antoni Chandra Lestianto, Dandim 0910/Malinau Letkol Kav Yudi Surya, Dandim 0911/Nunukan Letkol Cri Abdillah Atif, S.I.P., Danbrigif 24/BC Letkol Inf Willy Bridus Yos Rohadi, Danyonif Raider 613/Rja Mayor Inf Bruri G,Danyonif 614/Rjp Mayor Inf Andi Sinrang,Dansubdenpom VI-1-1/Tarakan Kapten Cpm Tarsidi, Danyon Marhanlan XIII/Trk Mayor Marinir Fauzi Safi’i, S.Ap, M.Tr., Danpomal Lantamal Xlll Letkol Laut (P) Triono Adi Susilo, M.TR, Dansatrad 225/Tarakan Mayor Lek Budi Santoso, S.T., Dansatpom Lanud Anang Busra Mayor Pom Pintoko Agung, Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan, SH, S.IK., Kepala pengadilan Negeri kota tarakan bapak Subagyo S.H., M.Hum, Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan Bapak Yudi,Kakesbangpol Prov. Kaltara Bapak Basiran,Kepala Imigrasi Tarakan Bapak Bapak P. Sebayang, Kepala BNN Tarakan diwakili oleh Bapak A. Pribadi, Ketua Senkom Kota Tarakan Bapak Sunarta, Ketua Adat Tidung

Dispen Lantamal Xlll Koarmada ll.