Lantamal VI Posal Luwuk Banggai Lanal Palu Bersama Tim SAR Gabungan SAR Korban Kecelakaan Laut KM Lintas Timur

Luwuk Banggai, Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VI telah mengerahkan jajarannya yaitu tim reaksi cepat Pos TNI AL (Posal) Luwuk Banggai Lanal Palu bersama Tim SAR Gabungan dalam melaksanakan pencarian Korban kecelakaan Laut KM Lintas Timur, Kamis (13/06/2019).

Seperti yang dilaporkan Komandan Pos TNI AL (Danposal) Letda Laut (P) Danang Tukiawan bahwa Tim SAR Posal bersama Tim Gabungan yang terdiri dari Personel Pos Angkatan Laut (Posal) Luwuk Banggai Lanal Palu Sulteng , personel Kodim 1308/LB, personel Basarnas ( Pos SAR Luwuk dan KN. Bhisma-239 ), Polair Polda Palu dan Unit Luwuk telah bergerak cepat dalam SAR Korban Kapal Tengelam KM Lintas Timur.

Lebih lanjut dikatakan, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu orang ABK KM. Lintas Timur dalam keadaan masih hidup dan satu orang ABK sudah meninggal dunia.

Dengan kesigapan personel SAR Gabungan tersebut akhirnya bisa membantu dan mengevakuasi ABK KM. Lintas Timur yang selanjutnya dibawa ke RSUD Luwuk untuk mendapatkan pertolongan pertama, ujar Danposal

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya bahwa KM Lintas Timur diinformasikan hilang kontak di Selat Taliabo, Maluku Utara. Kapal itu membawa 18 orang dan berangkat dari Bitung, Sulut, menuju Morowali, Sulteng.

Kapal tersebut dinakhodai Kapten Kapal Martinus Matitaputi. Kapal pengangkut semen itu berangkat pada Sabtu (1/6/2019) sekitar pukul 14.00 Wita. Dalam perjalanan, mesin kapal rusak sehingga kapten kapal mencari pelabuhan terdekat guna memperbaiki mesin.

Setelah mesin kapal diperbaiki, KM Lintas Timur melanjutkan pelayaran. Dalam perjalanan, mesin kapal kembali rusak dan semua sistem kapal tidak berfungsi. Tingginya gelombang dan cuaca buruk membuat kapal oleng dan tidak bisa dikendalikan.

Untuk korban kecelakaan laut tersebut berjumlah 18 orang, Sampai saat ini korban yang belum di temukan sebanyak 16 orang ABK KM Lintas Timur ujar Danposal.