Komandan Lanal Batuporon Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila Tahun 2019

Komandan Lanal Batuporon Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila Tahun 2019

Lantamal V (1/6), —

Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Batuporon, Lantamal V, Koarmada II,  Letkol Laut (P) Teguh Wibowo M, Tr. Hanla, membacakan amanat kepala badan pembinaan Idiologi pada upacara peringatan Hari Pancasila yang digelar di Lapangan Apel Mako Lanal Batuporon, Jalan Mawar No. 3 Kamal Bangkalan, Sabtu (1/6).

Upacara perdana peringatan Hari Kelahiran Pancasila tahun 2018 ini diikuti seluruh prajurit serta pegawai negeri sipil (PNS) Lanal Batuporon

Kepala Badan Pembinaan Idiologi dalam amanatnya yang dibacakan Danlanal Batuporon sebagai mana yang sudah kita ketahui semua bahwa kondisi geografis yang memposisikan wilayah Indonesia sebagai Negara kepulauan makin memperkokoh konsep dan keyakinan akan“ Tanah Air Indonesia ”kesatuan gugusan pulau yang berada diantara dua samudera Pasifik dan Hindia serta diantara dua benua Asia dan Australia meneguhkan bahwa kita sebagai bangsa memiliki ruang hidup tanah air sebagai satu kesatuan ada relasi dan perpaduan antara darat dan laut yang saling menguatkan sebagaimana dalam konsep wawasan nusantara di wilayah nusantara tumbuh flora dan fauna yang beragam keberagaman secara natural merupakan karakteristik dari keindonesiaan demikian pula secara antropologis dan sosiologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif proses internalisasi sekaligus pengamalan nilai nilai pancasila harus dilakukan dan diperjuangkan secara terus menerus, Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari hari.

Apa yang oleh Bung Karno pernah disebut Jasmerah untuk menghormati jasa pendiri bangsa sekaligus meneguhkan komitmen terhadap ideologi negara itulah kita memperingati hari kelahiran Pancasila sebagai salah satu kebanggaan nasional (National Pride) peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni bukan sesuatu yang terpisah dari momentum permusan “Piagam Jakarta” oleh panitia kecil tanggal 22 Juni dan pengesahan pancasila dalam pembukaan UUD 1945 nama-nama Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945 jadi 3 peristiwa tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan demikian kita harapkan perdebatan tentang kelahiran Pancasila sudah tidak diperlukan lagi yang diperlukan mulai saat ini adalah bagian kita semua mengamalkan dan mengamankan Pancasila secara simultan dan terus menerus.