Waspada Cuaca Buruk, Lanal Banyuwangi Pantau Penyebarangan Selat Bali

Waspada Cuaca Buruk, Lanal Banyuwangi Pantau Penyebarangan Selat Bali

Lantamal V (22/3), —

Tidak menentunya cuaca di Selat Bali dalam musim penghujan belakangan ini, membuat pelayaran di selat pemisah Pulau Jawa dan Bali ini menetapkan status waspada.

Terkait hal tersebut, Komandan Pangkalan  TNl AL (Lanal) Banyuwangi, Lantamal V, Koarmada ll  letkol laut (P) Yulius Azz Zaenal memerintahkan peraonel dijajarannya untuk terus siaga dan melakukan pantauan terhadap situasi dan kondisi Selat bali dan aktifitasnya.

Ia juga meminta penyedia jasa penyeberangan Ketapang menuju Gilimanuk maupun sebaliknya, baik kapal penumpang maupun barang untuk selalu berkoordinasi dengan pihak terkait yang ada di pelabuhan berkaitan dengan cuaca yang menjadi salah faktor penting dalam pelayaran.

“Kalau cuaca tidak memungkinkan dan berpotensi membahayakan, mau tidak mau otoritas penyebrangan akan metutup sementara demi ke amanan pengguna jasa penyebrangan,” terangnya.

TNI Angkatan Laut yang memiliki wilayah tugas di laut, mengendalikan dan menjaga wilayah laut indonesia mengemban tiga peran yaitu peran militer, peran polisionil dan peran diplomasi.

Pada peran Polisionil lanjutnya, oleh undang-undang TNI AL diberi kewenangan untuk melakukan penegakkan hukum dan menjaga keamanan di laut.

Sementara itu Perwira Pelkasana (Palaksa) Lanal Banyuwangi, Mayor Laut (P) Budi Sulistyo yang ditugasi melakukan pemantauan dilapangan mengatakan bahwa  pemantauan transportasi laut merupakan salah satu tugas dalam menjaga ke amanan dan kestabilan selat Bali.

“khusus di musim penghujan seperti saat ini kami pihak Lanal Banyuwangi selalu memantau cuaca dan aktifitas pelayaran di selat Bali, supaya para pengguna jasa merasa nyaman dan aman,” ungkap Palaksa.