Lantamal VI Gelar Tactical Floor Game Latihan Penembakan Di Laut Dan Pendaratan

Makassar, Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) menggelar simulasi Tactical Floor Game Latihan Penembakan di Laut dan Pendaratan Pasukan dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan VI (Yonmarhanlan VI) bertempat di Gazebo Utama Pantai Jalaria Mako Lantamal VI, Selasa (05/03/2019).

Asops Danlantamal VI Kolonel Laut (P) Musleh Yadi mengatakan TFG yang dilaksanakan ini adalah mensimulasikan pergerakan unsur-unsur alutsista TNI AL yaitu Kal Birang I.6-61, Kal Samalona I-6-02, Patkamla Pulau Langkai serta Sea Raider dan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) serta Pasukan Pendaratan pasukan Marinir Yonmarhanlan VI yang akan terlibat dalam operasi latihan pendaratan untuk pembebasan sandera di pantai yang akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 06 Maret 2019 besok di sekitar perairan Barombong Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Menurutnya, kegiatan TFG ini dilaksanakan untuk mendiskusikan dan memeragakan kegiatan yang sudah direncanakan agar pada pelaksanaan tidak terjadi kesalahan dan hal yang tidak diinginkan. “Pada TFG ini diperagakan secara detail setiap kegiatan mulai dari pergerakan unsur laut dan pasukan pendaratan dengan memperhatikan Zero Accident karena akan memakai senjata dan peluru organik” jelasnya lagi.

Komandan Satuan Patroli (Dansatrol) Lantamal VI Kolonel Laut (P) Bayu Trikuncoro, S.E., menambahkan, bahwa kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan unsur tempur alutsista TNI AL serta para prajurit TNI AL yang bertugas di Lantamal VI. “Latihan tempur penembakan di laut serta pendaratan tersebut adalah salah satu latihan untuk meningkatkan kemampuan tempur bagi unsur dan awak Kapal Perang TNI AL serta pasukan Marinir ” ujarnya.

Adapun Dansatgas dari pelaksanaan latihan ini yaitu Mayor Laut (P) Wempy Dwi Saputro S.T., yang tugas kesehariannya menjabat sebagai Komandan Kal Birang I.6-61 menyampaikan bahwa latihan yang dilaksanakan ini adalah sebagai bentuk kesiap siagaan TNI AL dalam menjaga keamanan wilayah laut serta bertujuan untuk melumpuhkan musuh di laut dan dipesisir wilayah pantai yang telah dikuasinya. “Nantinya dalam latihan penembakan di laut akan menggunakan senjata yang yang dimiliki oleh Kapal Perang TNI AL dengan sasaran yang telah ditentukan serta pelumpuhan musuh dan pembebasan sandera di pantai oleh pasukan pendaratan dari Marinir Yonmarhanlan VI”, tambahnya.