PANGKOARMADA II MENGHADIRI LATIHAN PEMBUKAAN PENYUSUNAN NASKAH LATIHAN TAHUN 2019

KOARMADA II – Surabaya, 18 Februari 2019

Sebagai wujud pembinaan kemampuan untuk mendukung perencanaan latihan dalam skala besar seperti Latihan Gabungan TNI, TNI AL menggelar Latihan Penyusunan Naskah Latihan Tahun 2019 yang secara resmi dibuka oleh Asisten Staf Operasi (Asops) Kasal Laksamana Muda TNI Didik Setiyono, S,E. M.M., yang dihadiri Pangkoarmada II Laksda TNI Mintoro Yulianto, S.Sos, M.Si dalam sebuah upacara di Gedung Joint Operation Planning Role (JOPR) Kodiklatal, Surabaya, pada Senin (18/2).

Ikut serta menghadiri Pembukaan Latihan Penyusunan Naskah Latihan Tahun 2019, Komandan Kodiklatal Laksda TNI Dedy Yulianto, Dankodikopsla Kodiklatal, Danpasmar 2, serta Karumkital dr. Ramelan.

Latihan yang diikuti sekitar 84 prajurit TNI AL dari Koarmada I, II,III, Kolinlamil, Kormar, Puspenerbal, dan Pushidrosal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan personel TNI AL dalam menyiapkan suatu latihan operasi gabungan dalam empat tahapan, mulai tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan pengakhiran .

Dalam amanat tertulisnya , Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adjie, S.E.,M.M. yang dibacakan oleh Inspektur Upacara menyatakan, bahwa latihan Penyusunan Naskah Latihan ini merupakan media untuk mengukur kemampuan, membekali, dan mempersiapkan perwira TNI AL agar dapat menghadapi tugas-tugas ke depan serta mampu berperan sebagai kelompok perancang latihan dan staf latihan pada kegiatan Latihan Operasi Gabungan TNI.

Lebih lanjut Kasal berharap melalui latihan ini kemampuan dan profesionalitas perwira TNI AL akan meningkat, sehingga mampu merencanakan dan menggelar latihan dalam berbagai skala yang akan bermuara pada keberhasilan tugas operasi TNI AL.

Saya harapkan penggunaan fasilitas Joint Operation Planning Role (JOPR) Kodiklatal ini, dapat memberikan kemudahan bagi peserta untuk menerapkan aturan main selama pelaksanaan latihan sehingga mencapai tujuan yang diharapkan, pungkas Kasal diakhir amanatnya.

Sesuai rencana pelatihan ini akan dilaksanakan selama 12 hari, tepatnya hingga tahap Pengakhiran pada tanggal 01 Maret  2019, yang berupa kegiatan Penyusunan Buku serta Laporan evaluasi pelaksanaan latihan. Namun sebelumnya para peserta latihan akan mengikuti Latihan Taktis Tanpa Pasukan dengan metode Diskusi dan Gladi Posko.

Kadispenkoarmada II Letkol Laut (P) Djawara H.T. Whimbo A.