Pasukan Pam Pemilu Pilpres Dan Pileg Lantamal VI berhasil Kuasai Pelabuhan Paotere Dari Massa Anarkis

Makassar-Senin (04/02/2019), Pasukan Pengamanan (Pam) Pemilu Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) berhasil menguasai Pelabuhan Paotere dari Massa Anarkis.

Pasukan Pam yang terdiri dari Pasukan Anti Huru Hara TNI AL di Lantamal VI ini tampak menghalau para pendemo yang merupakan pendukung dari salah satu Pasangan Calon (Paslon) Pilpres yang merasa tidak puas dengan hasil Pemilu yang dilaksanakan.

“Awalnya Para Pendemo tersebut berunjuk rasa dengan damai, tetapi begitu kotak suara yang dibawa oleh salah satu Kapal Angkatan Laut (Kal) yang sandar di dermaga, ada salah satu pengunjuk rasa yang memprovokatori untuk berusaha menembus pertahanan dari Pasukan Anti Huru Hara Lamtamal VI yang ingin mengambil kotak suara tersebut, suasana pun berubah menjadi ricuh”, Ujar Komandan Satuan Tugas Laut (Dansatgasla) Pam Pemilu Pilpres Dan Pileg Kolonel Laut (P) Bayu Trikuncoro.

Selanjutnya, Massa yang anarkis tersebut dipukul mundur oleh Pasukan Pam Pemilu Lantamal VI dan Pasukan K-9 serta bantuan dari Pemadam Kebakaran untuk membubarkan Massa yang ada di dermaga Pelabuhan Paotere.

“Semua ini merupakan Simulasi Pengamanan hasil Pemilu Pilpres dan Pileg khususnya di sektor Laut bertempat di dermaga layang Mako Lantamal VI yang dibuat seperti Pelabuhan Paotere yang dilaksanakan oleh Lantamal VI untuk menjaga kemurnian hasil pemungutan suara hingga sampai di tempat akhir yaitu KPU Provinsi Sulsel”, tambah Dansatgaslat.

“Sudah merupakan tugas kami untuk menjaga keamanan kotak suara supaya Pemilu Pilpres dan Pilreg tahun 2019 yang akan datang ini bisa berlangsung aman dan terkendali serta mencegah adanya gerakan-gerakan yang akan merusak tatanan demokrasi yang telah disepakati bersama”, kata Kolonel Laut Bayu ini.